Gaya HidupHeadline

Keutamaan Puasa 6 Hari Pada Bulan Syawal, Niat, dan Tata Cara Melaksanakannya

Kaltimtoday.co Selepas puasa di bulan Ramadan, umat Islam dianjurkan untuk melaksanakan puasa selama 6 hari pada bulan Syawal. Puasa ini hukumnya sunnah dan memiliki banyak keutamaan.

Beberapa keutamaan menjalankan puasa sunnah pada bulan Syawal, seperti menghapus dosa, menjadi perisai dari api neraka, dan malaikat berdoa kepada orang yang berpuasa, puasa syawal juga memiliki fungsi lain seperti pengendalian diri untuk meninggalkan keburukan dan menjaga diri untuk berbuat baik.

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Pusat Bumbu Samarinda (@pasarbumbu.smr) pada

Selain itu, puasa 6 hari pada bulan Syawal juga memiliki keutamaan seakan-akan berpuasa selama setahun penuh. Hal ini diterangkan dalam hadis yang diriwayatkan dari Abu Ayyub Al-Anshari: “Barang siapa sudah melakukan puasa Ramadan, kemudian menambahkan dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka seolah-olah ia telah melaksanakan puasa sepanjang masa. [HR Jama’ah ahli hadis selain dan  an-Nasa’i].

Baca juga:  Kenapa Berkumpul di Masjid Dilarang, tapi di Mal dan Bandara Boleh?

Di dalam riwayat Ibnu Majah dinyatakan, bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa berpuasa Ramadan dan enam hari sesudah Idulfitri, maka itu sama pahalanya dengan puasa genap setahun. Dan barangsiapa melakukan satu kebaikan, maka ia akan memperoleh (pahala) sepuluh kali lipat.

Mengenai tata cara puasa sunnah Syawal, berdasarkan Tarjih Muhammadiyah membolehkan dilakukan berurutan langsung enam hari atau acak.

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Pusat Bumbu Samarinda (@pasarbumbu.smr) pada

“Ini yang sering menjadi diskusi di Pimpinan Wilayah maupun Daerah. Apakah dilakukan secara berurutan atau yang penting enam hari. Puasa Syawal bisa dilakukan tidak harus berurutan. Yang penting antara tanggal 2 sampai 30 Syawal. Kedua cara ini menurut Imam Nawawi boleh,” terang Asep Sholahudin, Anggota Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah.

Niat Puasa Syawal

Niat merupakan salah satu rukun puasa dan ibadah lain pada umumnya. Hal ini didasarkan pada hadits Rasulullah SAW yang menyatakan bahwa segala sesuatu itu bergantung pada niat.

Baca juga:  Partai Gelora Sah Berdiri, Hadi: Terima Kasih Kader dan Simpatisan

Dilansir dari NU Online, Berikut ini lafal niat puasa Syawal.

نَوَيْتُصَوْمَغَدٍعَنْأَدَاءِسُنَّةِالشَّوَّالِلِلهِتَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta‘âlâ.

Artinya: “Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah SWT.”

[TOS]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close