Kaltim

Koalisi Masyarakat Anti Represif Desak Pendekatan Humanis dalam Pengamanan Aksi

Claudius Vico Harijono — Kaltim Today 17 April 2026 16:53
Koalisi Masyarakat Anti Represif Desak Pendekatan Humanis dalam Pengamanan Aksi
Aksi damai dari Koalisi Masyarakat Anti Represif menyampaikan tuntutannya di Polresta Samarinda. (Vico/Kaltimtoday.co)

Kaltimtoday.co, Samarinda - Koalisi Masyarakat Anti Represif menyuarakan kritik terhadap tindakan aparat dalam pengamanan aksi massa yang dinilai masih kerap bersifat represif. Melalui aksi yang digelar di Polresta Samarinda bersamaan dengan kunjungan Kapolda Kaltim, koalisi mendesak kepolisian untuk mengedepankan pendekatan humanis, dialog, dan komunikasi.

Humas aksi Koalisi Masyarakat Anti Represif, Ahmad, mengatakan pihaknya mengutuk keras tindakan represif aparat yang terjadi dalam sejumlah aksi sebelumnya.

“Kami mengutuk keras apabila masih ada tindakan represif yang dilakukan aparat kepolisian dalam pengamanan aksi massa,” ujarnya.

Ia menegaskan, kepolisian seharusnya mengutamakan langkah persuasif dalam menghadapi aksi unjuk rasa, dengan mengedepankan komunikasi dan dialog guna menjaga situasi tetap kondusif.

Selain itu, Ahmad juga mengajak masyarakat Kalimantan Timur untuk tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya serta tetap menjaga ketertiban umum.

“Kami mengajak seluruh masyarakat agar tetap menjaga kondusivitas dan tidak mudah termakan hoaks, serta lebih mengedepankan dialog,” katanya.

Terkait rencana aksi pada 21 April 2026, Ahmad menegaskan bahwa koalisi yang diwakilinya tidak terlibat dan berdiri secara mandiri.

“Kami tidak terhimpun dalam aksi tanggal 21. Jadi kami tidak mewakili kawan-kawan yang akan turun dalam aksi tersebut,” jelasnya.

Meski demikian, pihaknya tetap menekankan pentingnya sikap humanis aparat dalam setiap pengamanan aksi, tanpa memandang waktu maupun kelompok penyelenggara.

“Dalam setiap pengamanan aksi, dari organisasi mana pun, aparat harus mengedepankan pendekatan humanis, dialog, dan komunikasi,” tegasnya.

Koalisi tersebut menyebut sejumlah peristiwa sebelumnya menunjukkan adanya tindakan represif aparat terhadap massa aksi, baik di Kalimantan maupun di wilayah lain di Indonesia. Oleh karena itu, mereka hadir untuk mengingatkan agar kejadian serupa tidak terulang.

Koalisi berharap seluruh pihak, baik aparat maupun peserta aksi, dapat bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan tertib dalam setiap kegiatan penyampaian aspirasi.

[RWT]



Berita Lainnya