Daerah

KONI Kaltim Resmi Dilantik, Fokus Siapkan Roadmap Menuju Tiga Besar PON 2028

Claudius Vico Harijono — Kaltim Today 13 Juli 2026 10:42
KONI Kaltim Resmi Dilantik, Fokus Siapkan Roadmap Menuju Tiga Besar PON 2028
Pelantikan kepengurusan KONI Kaltim berlangsung di Odah Etam, Kantor Gubernur Kaltim. (Vico/Kaltimtoday.co) 

Kaltimtoday.co - Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur periode 2026–2030 resmi dilantik. Ketua KONI Kaltim, Anderiy Syachrum, menegaskan kepengurusan yang baru akan langsung bergerak menyiapkan strategi pembinaan olahraga demi mewujudkan target masuk tiga besar pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

Dalam sambutannya usai pelantikan, Anderiy menyebut momentum tersebut menjadi titik awal bagi KONI Kaltim untuk mempersiapkan atlet menghadapi PON 2028. Menurutnya, waktu yang tersedia tidak panjang sehingga seluruh pengurus harus segera bekerja.

"Pelantikan hari ini merupakan garis start menuju PON 2028. Mulai besok seluruh energi kepengurusan akan difokuskan untuk mempersiapkan Kalimantan Timur menghadapi PON 2028," ujarnya.

Untuk mencapai target tersebut, KONI Kaltim telah menyiapkan sejumlah langkah strategis. Diawali dengan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh cabang olahraga untuk memetakan cabang unggulan maupun cabang yang berpotensi berkembang.

Selain itu, KONI Kaltim juga akan menyusun roadmap pembinaan hingga 2028 yang berbasis data dan memiliki target terukur. Pembinaan usia dini akan diperkuat melalui peningkatan kualitas pelatih, pemanfaatan sport science, penyelenggaraan kompetisi yang berkelanjutan, hingga pemberian pendampingan fisik, gizi, psikologi, dan medis bagi para atlet.

Anderiy menegaskan keberhasilan olahraga tidak dapat dicapai hanya oleh KONI. Karena itu, pihaknya akan memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, KONI Pusat, KONI kabupaten/kota, perguruan tinggi, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan.

"Prestasi olahraga tidak mungkin lahir jika kita berjalan sendiri. Karena itu kami akan memperkuat kolaborasi dengan seluruh pihak," katanya.

Ia menambahkan, target kepengurusan bukan sekadar meningkatkan perolehan medali, tetapi mengembalikan Kalimantan Timur sebagai salah satu kekuatan utama olahraga nasional dengan capaian yang lebih baik dibanding PON sebelumnya.

"Kami ingin setiap atlet yang berangkat ke PON 2028 memiliki persiapan terbaik, rasa percaya diri yang tinggi, dan keyakinan bahwa seluruh masyarakat Kalimantan Timur berdiri di belakang mereka," ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Anderiy juga menegaskan komitmennya menjalankan organisasi secara profesional, transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

Menurutnya, komitmen tersebut lahir dari pengalaman pribadinya saat masih menjadi atlet pelajar Kalimantan Timur. Ia mengisahkan keterbatasan fasilitas yang pernah dialaminya ketika mengikuti kejuaraan tingkat regional maupun nasional.

Saat mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Wilayah di Kalimantan Selatan, dirinya bersama atlet lain harus menginap di sebuah pondok pesantren dengan fasilitas yang sangat terbatas. Meski demikian, mereka tetap mampu meraih prestasi hingga lolos ke tingkat nasional.

Pengalaman serupa kembali dirasakan saat mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Nasional di Semarang. Keterbatasan perlengkapan pertandingan membuat para atlet hanya memperoleh satu stel kostum sehingga harus membeli seragam tambahan secara mandiri.

"Pengalaman-pengalaman seperti itulah yang menjadi salah satu alasan saya menerima amanah sebagai Ketua KONI Kalimantan Timur. Saya ingin ke depan atlet-atlet kita mendapatkan perhatian yang lebih baik dan pembinaan yang maksimal," tuturnya.

Ia juga mengingat pesan Gubernur Kalimantan Timur yang meminta Ketua KONI tidak hanya mengejar kehormatan berdiri di podium untuk memberikan sambutan, tetapi mampu mengantarkan atlet naik podium sebagai juara.

Pesan tersebut, kata Anderiy, akan menjadi motivasi bagi seluruh pengurus dalam menjalankan amanah selama periode 2026–2030 guna mewujudkan target "Kalimantan Timur Berprestasi, Raih Tiga Besar PON 2028."

[RWT] 



Berita Lainnya