Daerah
Motor Terparkir Tiga Hari di Kebun Loa Lepu, Warga Temukan Jasad Pria Tergantung
Kaltimtoday.co, Tenggarong - Sebuah sepeda motor yang terparkir tanpa pemilik selama beberapa hari di kawasan perkebunan Desa Loa Lepu, Kecamatan Tenggarong Seberang, akhirnya mengungkap temuan mengejutkan. Tak jauh dari lokasi kendaraan tersebut, warga menemukan jasad seorang pria dalam kondisi meninggal dunia dan telah membusuk.
Penemuan itu terjadi pada Minggu (21/6/2026) sekitar pukul 10.30 Wita dan sempat menggegerkan warga setempat. Korban ditemukan tergantung pada sebuah pohon di area perkebunan yang berada tidak jauh dari jalan akses warga.
Jasad pertama kali ditemukan oleh Suhadi, seorang warga yang saat itu sedang mencari rumput untuk pakan ternak. Saat berada di lokasi, ia mencium aroma busuk yang menyengat dan tidak biasa.
Merasa curiga, Suhadi kemudian berupaya mencari sumber bau tersebut hingga menemukan sesosok pria dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
“Awalnya mencium bau busuk yang sangat menyengat. Setelah dicari, ternyata ada jasad yang digantung di pohon,” kata Ketua RT 03 Desa Loa Lepu, Totok Hartono.
Menurut Totok, sebelum jasad ditemukan, warga sebenarnya telah memperhatikan keberadaan sebuah sepeda motor yang terparkir di sekitar area perkebunan.
Namun karena tidak menimbulkan kecurigaan, kendaraan tersebut tidak pernah dilaporkan. Warga mengira motor itu milik seseorang yang sedang beraktivitas di sekitar lokasi kebun.
“Motor itu sudah terparkir sekitar tiga hari. Setelah ada penemuan mayat, baru diduga kendaraan tersebut milik korban,” sambungnya.
Dari informasi sementara yang diperoleh warga, korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dan diduga berasal dari Sangatta. Namun identitas lengkap korban masih menunggu hasil penyelidikan aparat kepolisian.
Kondisi jenazah yang telah membusuk mengindikasikan korban telah meninggal dunia beberapa hari sebelum ditemukan.
Setelah menerima laporan warga, petugas kepolisian bersama Tim Inafis Polres Kutai Kartanegara langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), identifikasi korban, serta proses evakuasi jenazah guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
[RWT]
Related Posts
- Rencana Zelensky Ganti Perdana Menteri Picu Pengunduran Diri Massal Kabinet Ukraina
- Pengasuh Anak di Samarinda Ditangkap usai Curi Perhiasan Majikan Senilai Rp300 Juta
- Evakuasi Korban Pakai Mobil Pikap, BPBD PPU Dorong Pengadaan Ambulans Darurat
- Vietnam Wajibkan Maskapai Bayar Kompensasi Delay hingga Rp 2,6 Juta Mulai Juli 2026
- Resmi Dipasarkan, Pemerintah Tetapkan 21 Parameter Mutu Biodiesel B50









