Advertorial
Pegadaian Dorong Literasi Investasi Emas di Temu Bisnis Sumur Migas HPN 2026
Kaltimtoday.co, Samarinda - Di tengah ketidakpastian ekonomi dan tekanan inflasi yang kian terasa, literasi keuangan masyarakat dinilai masih menjadi pekerjaan rumah besar. Momentum ini dimanfaatkan PT Pegadaian untuk mendorong investasi emas sebagai instrumen aman dan terjangkau, dalam forum Temu Bisnis Sumur Migas yang digelar bertepatan dengan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Samarinda.
Dalam forum tersebut di Gedung Olah Bebaya Kantor Gubernur Kaltim, menghadirkan narasumber dari Kementerian ESDM, SKK Migas Pusat, hingga Pertamina. Diskusi tak hanya menyoroti potensi sumur migas, tetapi juga membuka peluang kolaborasi ekonomi berbasis daerah.
Ketua Panitia Temu Bisnis Sumur Migas, Charles Siahaan, menegaskan kegiatan ini memang dirancang agar memberi dampak nyata, bukan sekadar seremoni HPN.
“Tiap tahun wartawan daerah ingin ada kegiatan yang bermanfaat. Temu bisnis ini kami siapkan agar ada nilai tambah bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menyebut peserta yang diundang tak hanya insan pers, tetapi juga pelaku koperasi Merah Putih, BUMDes, dan koperasi desa.
“Kami ingin ada koneksi langsung antara informasi dan peluang usaha. Jangan berhenti di forum, tapi berlanjut ke kerja sama konkret,” tegas Charles.
Di sela forum tersebut, Pegadaian Area Samarinda menggencarkan kampanye “Aman No Cemas dengan Emas” sebagai bagian dari edukasi investasi jangka panjang. Langkah ini dinilai relevan di tengah kondisi ekonomi global yang fluktuatif.
Executive Marketing Manager Pegadaian Area Samarinda, Erlin Oktavia Siburian, mengatakan emas terbukti menjadi aset lindung nilai.
“Investasi emas adalah solusi aman untuk jangka panjang. Nilainya relatif stabil dan cenderung meningkat dari tahun ke tahun,” jelasnya.
Pegadaian menawarkan dua layanan utama, yakni Cicil Emas dan Tabungan Emas. Melalui skema ini, masyarakat dapat memiliki emas batangan dengan sistem angsuran tetap atau menabung mulai dari nominal kecil yang langsung dikonversi ke gram emas.
“Bahkan mulai 0,01 gram sudah bisa. Ini membuka akses seluas-luasnya,” tambah Erlin.
Seluruh emas yang ditransaksikan berkadar 24 karat dan bersertifikat SNI serta LBMA. Nasabah juga dapat mencetak emas fisik, menjual kembali, menggadaikan, hingga mentransfer saldo Tabungan Emas secara fleksibel.
Terpisah, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil IV Balikpapan, Rinaldi Lubis menilai forum ini sebagai momentum strategis untuk memperluas inklusi keuangan.
“Kami ingin masyarakat memahami pentingnya perencanaan keuangan jangka panjang. Investasi emas bisa menjadi langkah awal menuju kemandirian ekonomi,” tutupnya.
[RWT | ADV]
Related Posts
- Siap Maju di Pilkada Samarinda, Iswandi Tegaskan Patuhi Mekanisme PDI Perjuangan
- PT Wana Hijau Pesaguan Gelar Panen Jagung di Program Multi Usaha Kehutanan
- Sentil Proyek Teras Samarinda hingga Pasar Pagi, PDIP Dorong Pemkot Gunakan Konsep Trisakti
- Kasus Korupsi Hibah DBON, Mantan Kadispora Kaltim Agus Hari Kesuma Divonis 2,5 Tahun Penjara
- Zairin Zain Divonis 4 Tahun Penjara Kasus DBON Kaltim, Kuasa Hukum Isyaratkan Banding








