Advertorial
Pembangunan dan Peningkatan Jalan di Kelurahan Baru Jadi Prioritas di 2024
Kaltimtoday.co, Tenggarong - Pembangunan infrastruktur jalan yang layak dan memadai menjadi prioritas Kelurahan Baru, Kecamatan Tenggarong. Sebanyak 10 paket pembangunan dan peningkatan jalan bakal dikerjakan tahun 2024.
Dikatakan Lurah Baru, Bayu Ramanda, peningkatan infrastruktur menjadi prioritas untuk memudahkan konektivitas lintas RT dan kenyamanan warga yang bermukim di wilayah tersebut.
Dirinya pun aktif membangun komunikasi dengan dinas terkait untuk merealisasikan program tersebut. Alhasil, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) mengalokasikan anggaran miliaran untuk peningkatan infrastruktur.
“Alokasi anggaran bersumber dari dana aspirasi, anggaran Dinas Pekerjaan Umum serta Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman,” kata Bayu, Sabtu (20/4/2024).
Rencana peningkatan infrastruktur itu melibatkan sejumlah aspek, seperti peningkatan kualitas jalan dan gang di beberapa Rukun Tetangga (RT). Total panjang jalan yang ditingkatkan kualitasnya mencapai satu kilometer.
Peningkatan jalan di sejumlah RT tersebut rata-rata mencapai 100 meter. Pekerjaannya meliputi pengerasan badan jalan, betonisasi, hingga pengaspalan. Sementara total anggaran yang dialokasikan untuk menuntaskan seluruh peningkatan badan jalan tahun ini, mencapai Rp 1,5 miliar.
“Kami berharap dengan peningkatan jalan ini akan meningkatkan kenyaman konektivitas antar wilayah RT dan memudahkan aktivitas masyarakat,” tandasnya.
[RWT | ADV DISKOMINFO KUKAR]
Simak berita dan artikel Kaltim Today lainnya di Google News, dan ikuti terus berita terhangat kami via Whatsapp
Related Posts
- Another World Cup stunner: Cape Verde gets 1st goal of tournament and holds Uruguay to 2-2 draw
- Inspektorat Kukar Selidiki Temuan BPK, Sejumlah Pihak Mulai Kembalikan Dana
- Pemkab Kukar Pangkas Birokrasi Pencairan Dana, SP2D Kini Terhubung Langsung ke Perbankan
- Kylian Mbappé sparks France with two goals in 3-1 win over Senegal at the World Cup
- Melihat, Menunggu, Lalu Menjadi Korban: Trauma Santriwati di Ponpes Tenggarong Seberang









