Daerah

Pemkot Samarinda Kucurkan Rp1,1 Miliar Bangun Kembali Pasar Segiri dengan Campuran Beton dan Ulin 

Nindiani Kharimah — Kaltim Today 01 April 2026 20:54
Pemkot Samarinda Kucurkan Rp1,1 Miliar Bangun Kembali Pasar Segiri dengan Campuran Beton dan Ulin 
Proses pembersihan sisa-sisa material bangunan pasca kebakaran Pasar Segiri oleh tim gabungan beberapa waktu lalu. (Nindi/Kaltimtoday.co)

Kaltimtoday.co, Samarinda - Pemerintah Kota Samarinda mantap mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,1 miliar yang bersumber dari Dana Tak Terduga untuk proyek pembangunan kembali kawasan Pasar Segiri pasca musibah kebakaran yang terjadi pada Kamis (26/3/2026) lalu. Langkah ini diambil untuk memulihkan aktivitas ekonomi pedagang yang terdampak secara langsung oleh insiden tersebut.   

Berdasarkan data lapangan, kebakaran hebat tersebut telah menghanguskan sedikitnya 20 unit lapak berbahan kayu serta 24 unit ruko permanen berbahan beton di salah satu pusat perdagangan utama di Kota Tepian.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menegaskan bahwa kepastian anggaran ini merupakan hasil dari pembahasan internal pemerintah kota untuk mempercepat proses rehabilitasi fasilitas publik yang rusak. 

Ia menyampaikan bahwa saat ini seluruh perangkat teknis terkait tengah melakukan persiapan agar pengerjaan fisik di lapangan bisa segera dimulai tanpa hambatan birokrasi yang panjang. Menurutnya, kesiapan lokasi menjadi kunci utama dimulainya tahap konstruksi agar gedung baru nantinya memiliki fondasi yang kuat.

Mengenai teknis pembangunan, Andi Harun menjelaskan bahwa pemerintah memilih untuk menggunakan metode konstruksi campuran guna mencapai keseimbangan antara efisiensi biaya dan ketahanan bangunan. Material yang akan diaplikasikan merupakan perpaduan antara struktur beton dengan kayu ulin yang dikenal memiliki durabilitas tinggi terhadap kondisi lingkungan di Kalimantan. 

“Kemarin sudah kita rapatkan pembangunan Pasar Segiri yang terbakar itu budgetnya sebesar Rp1,1 miliar. Dan sekarang sedang dalam persiapan, apakah minggu ini atau pokoknya kalau lokasinya sudah siap kita langsung kerjakan,” jelas Andi Harun.

Saat ini, petugas di lapangan masih fokus pada tahap pembersihan sisa-sisa material kebakaran sertamelakukan pemetaan ulang kondisi tanah. Pekerjaan tanah dinilai krusial karena terdapat perbedaan elevasi yang harus disesuaikan sebelum struktur bangunan didirikan.

“Jika kondisi lapangannya sudah siap langsung kita kerja. Nah kemarin laporannya itu masih ada sedikit leveling ya, pembersihan sudah dilakukan tapi masih harus dilakukan pekerjaan tanah sedikit lagi untuk memenuhi syarat leveling,” katanya.

Ia menekankan bahwa proses leveling ini sangat penting guna memastikan standar teknis pembangunan terpenuhi sehingga bangunan memiliki umur pakai yang panjang. Target utama dari pembangunan kembali ini adalah agar para pedagang yang kehilangan tempat usaha dapat segera kembali beroperasi secara normal.

Pemerintah Kota Samarinda berkomitmen untuk menyelesaikan proyek ini dalam waktu yang relatif singkat mengingat urgensi Pasar Segiri sebagai tulang punggung ekonomi kerakyatan. Andi Harun optimis bahwa dengan koordinasi yang intensif antar instansi, pembangunan fisik tidak akan memakan waktu lama setelah tahap persiapan lahan rampung dikerjakan.

“Saya kira dalam tempo yang sesingkat-singkatnya,” pungkasnya saat memberikan pernyataan terkait target penyelesaian pembangunan pasar tersebut.

Melalui skema penggunaan dana tak terduga ini, diharapkan proses pemulihan infrastruktur pasar tidak terhambat oleh siklus anggaran reguler, sehingga pelayanan publik di sektor perdagangan dapat segera kembali pulih sepenuhnya.

[RWT]



Berita Lainnya