Politik

SBY: Keputusan Nasdem dan Cak Imin Menyelamatkan Masa Depan Demokrat

Kaltim Today
01 September 2023 19:51
SBY: Keputusan Nasdem dan Cak Imin Menyelamatkan Masa Depan Demokrat
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono saat menyampaikan arahan dalam Sidang Majelis Tinggi Partai Demokrat di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Jumat, 1 September 2023. (Tangkapan Layar/Beritasatu.com)

Kaltimtoday.co - Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), mengatakan bahwa keputusan Partai Nasdem dan calon presiden (bacapres) Anies Baswedan untuk memilih Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sebagai bakal calon wakil presiden bukan merupakan akhir dari Partai Demokrat. SBY menyampaikan hal tersebut dalam Sidang Majelis Tinggi yang berlangsung di kediamannya pada Jumat (1/9/2023).

SBY percaya bahwa tindakan yang diambil Nasdem bersama dengan PKB, termasuk penunjukan Cak Imin sebagai bakal calon wakil presiden Anies, merupakan bagian dari rencana Tuhan yang akan menyelamatkan masa depan Partai Demokrat.

"Saya sangat memahami perasaan dan emosi para kader. Mari kita tenangkan hati dan pikiran kita. Ini bukanlah akhir, ini bukan akhir dari perjuangan kita. Ini harus kita maknai sebagai ujian dan cobaan yang harus kita hadapi dan atasi," kata SBY.

Dalam kesempatan ini, SBY mengajak para pengurus dan kader Partai Demokrat untuk bersyukur bahwa krisis yang mereka alami tidak terjadi satu atau dua hari sebelum batas pendaftaran calon presiden dan calon wakil presiden di Komisi Pemilihan Umum (KPU) berakhir.

"Sekarang, bayangkan jika kita dihadapkan pada situasi ini, dan kita ditinggalkan beberapa hari sebelum batas pendaftaran KPU. Kita masih dibantu oleh Allah. Kita masih diselamatkan oleh sejarah," kata Susilo Bambang Yudhoyono.

Selanjutnya, SBY menyatakan bahwa langkah Anies dan Nasdem justru akan melindungi partai karena mereka tidak harus mendukung calon presiden yang tidak jujur dan tidak amanah.

"Saya kira kalau kita renungkan ini, ambil hikmahnya, kita dibebaskan dari dosa yang mungkin akan kita pikul kalau kita masih berada bersama-sama mereka itu dan mengusung seseorang menjadi pemimpin bangsa Indonesia," tutur SBY.

Dalam kesempatan yang sama, SBY juga mengutip salah satu ayat dalam Al-Qur’an yang berbunyi: "Di balik kesulitan ada kemudahan."

SBY menyampaikan hal ini kepada para pengurus dan kader sambil menyatakan keyakinannya bahwa Demokrat dapat menemukan jalan yang lebih baik ke depan untuk mewujudkan visi perubahan dan perbaikan mereka dalam Pilpres 2024.

SBY memimpin Sidang Majelis Tinggi Demokrat, didampingi oleh Agus Harimurti Yudhoyono, putra sulungnya yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Demokrat, dan Wakil Ketua Majelis Tinggi, Andi Alfian Mallarangeng, yang juga Sekretaris Majelis Tinggi Demokrat.



Berita Lainnya