Advertorial

Resmi Dilantik, Khomaruzzaman Pimpin TIDAR Kaltim Periode 2026-2031

Kaltim Today
11 Juli 2026 11:58
Resmi Dilantik, Khomaruzzaman Pimpin TIDAR Kaltim Periode 2026-2031
Khomaruzzaman menerima bendera pataka dari Ketua Umum PP TIDAR Rahayu Saraswati Djojohadikusumo di Samarinda, Jumat (11/7/2026).

SAMARINDA, Kaltimtoday.co - Kepengurusan baru Tunas Indonesia Raya (TIDAR) Kalimantan Timur resmi terbentuk. Khomaruzzaman dipercaya memimpin organisasi sayap kepemudaan Partai Gerindra tersebut untuk masa bakti 2026–2031, menggantikan Akhmed Reza Fachlevi yang telah menuntaskan masa kepengurusannya.

Prosesi pelantikan berlangsung di Hotel Puri Senyiur, Samarinda, Jumat (11/7/2026) malam. Ketua Umum PP TIDAR, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, memimpin langsung pengambilan sumpah jabatan sekaligus menyerahkan bendera pataka sebagai simbol estafet kepemimpinan kepada Khomaruzzaman.

Pergantian kepemimpinan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyiapkan kader-kader muda Gerindra menghadapi tantangan politik dan pembangunan di Kalimantan Timur. Sejumlah pengurus Partai Gerindra, kader TIDAR dari berbagai daerah, hingga tokoh pemuda turut menyaksikan pelantikan tersebut.

Dalam arahannya, Rahayu Saraswati menilai bonus demografi yang sedang dinikmati Indonesia hanya akan menjadi keuntungan apabila diiringi dengan lahirnya generasi muda yang memiliki kapasitas kepemimpinan dan kepedulian terhadap persoalan masyarakat. Menurutnya, TIDAR tidak cukup hanya menjadi organisasi kepemudaan yang aktif secara internal.

Organisasi tersebut harus mampu hadir di tengah masyarakat melalui kerja-kerja nyata, mulai dari kegiatan sosial, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi. Rahayu menegaskan bahwa politik harus menjadi ruang pengabdian, bukan sekadar kontestasi.

“TIDAR harus menjadi motor penggerak anak muda. Organisasi ini harus mampu melahirkan kader yang dekat dengan masyarakat, memahami persoalan yang ada, dan mampu menghadirkan solusi. Politik harus menjadi ruang pengabdian, bukan sekadar kontestasi,” tegas Rahayu.

Senada dengan itu, Ketua DPD Partai Gerindra Kalimantan Timur, Seno Aji, menekankan pentingnya kaderisasi yang berlangsung secara berkesinambungan. Menurutnya, regenerasi tidak boleh berhenti pada momentum pemilu, melainkan harus menjadi budaya organisasi yang kuat.

Seno Aji menambahkan bahwa dominasi pemilih muda pada pemilu mendatang menjadi alasan utama mengapa organisasi kepemudaan harus bergerak lebih masif. Sayap partai harus lebih serius menyiapkan kader yang mampu menjawab kebutuhan nyata di masyarakat.

"Dominasi pemilih muda pada pemilu mendatang menjadi alasan mengapa organisasi kepemudaan harus lebih serius menyiapkan kader yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat," ujar Seno Aji.

Di bawah kepemimpinan baru, Khomaruzzaman memastikan TIDAR Kaltim akan diarahkan menjadi organisasi yang lebih aktif membangun jaringan hingga tingkat kabupaten dan kota. Penguatan struktur organisasi, kaderisasi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi fokus utama dalam lima tahun ke depan.

Selain memperkuat internal organisasi, pihaknya juga akan memperluas kolaborasi dengan Partai Gerindra melalui pendidikan politik, aksi sosial, dan berbagai program pemberdayaan yang menyasar generasi muda. Khomaruzzaman menyatakan kesiapannya untuk mengemban amanah baru ini.

“Kami siap menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Prioritas kami adalah membangun organisasi yang solid, memperkuat struktur hingga ke daerah, serta mencetak kader-kader muda yang memiliki integritas, kompetensi, dan semangat mengabdi kepada masyarakat,” kata Khomaruzzaman.

[TOS]



Berita Lainnya