Ekonomi dan Bisnis
Sempat Anjlok, Harga Emas Antam Hari Ini 4 Februari 2026 Melonjak Rp102.000
Kaltimtoday.co - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami kenaikan signifikan pada perdagangan Rabu, 4 Februari 2026. Kenaikan ini terjadi setelah sehari sebelumnya harga emas sempat turun tajam.
Berdasarkan informasi dari laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam hari ini naik Rp102.000 per gram sehingga berada di level Rp2.946.000 per gram. Sebelumnya, harga emas sempat terkoreksi hingga Rp183.000 pada perdagangan kemarin.
Meski kembali menguat, harga tersebut masih berada di bawah rekor tertinggi emas Antam yang sempat mencapai Rp3.168.000 per gram pada 29 Januari 2026.
Selain harga jual, nilai pembelian kembali atau buyback emas Antam juga mengalami kenaikan. Hari ini harga buyback naik Rp86.000 menjadi Rp2.710.000 per gram.
Dalam transaksi emas, terdapat ketentuan pajak yang perlu diperhatikan. Pembelian emas dikenai Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 0,45 persen bagi pemilik NPWP dan 0,9 persen bagi pembeli tanpa NPWP.
Sementara itu, untuk penjualan kembali emas dengan nilai transaksi di atas Rp10 juta, dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen bagi pemilik NPWP dan 3 persen bagi non-NPWP. Pajak tersebut langsung dipotong dari nilai transaksi, dan pembeli akan menerima bukti potong resmi.
Berikut daftar harga emas batangan Antam per 4 Februari 2026:
- 0,5 gram: Rp1.523.000
- 1 gram: Rp2.946.000
- 2 gram: Rp5.832.000
- 3 gram: Rp8.723.000
- 5 gram: Rp14.505.000
- 10 gram: Rp28.955.000
- 25 gram: Rp72.262.000
- 50 gram: Rp144.445.000
- 100 gram: Rp288.812.000
- 250 gram: Rp721.765.000
- 500 gram: Rp1.443.320.000
- 1.000 gram: Rp2.886.600.000
[RWT]
Related Posts
- Another World Cup stunner: Cape Verde gets 1st goal of tournament and holds Uruguay to 2-2 draw
- Inspektorat Kukar Selidiki Temuan BPK, Sejumlah Pihak Mulai Kembalikan Dana
- Pemkab Kukar Pangkas Birokrasi Pencairan Dana, SP2D Kini Terhubung Langsung ke Perbankan
- Kylian Mbappé sparks France with two goals in 3-1 win over Senegal at the World Cup
- Melihat, Menunggu, Lalu Menjadi Korban: Trauma Santriwati di Ponpes Tenggarong Seberang









