DISDIKBUD BONTANG

Terima Bantuan Smart TV dari Pemerintah, SMPN 3 Bontang Sebut Pembelajaran Jadi Lebih Interaktif

M Jaini Rasyid — Kaltim Today 24 Mei 2026 15:27
Terima Bantuan Smart TV dari Pemerintah, SMPN 3 Bontang Sebut Pembelajaran Jadi Lebih Interaktif
Salah satu Smart TV bantuan pemerintah pusat yang ditempatkan di ruang lab komputer SMPN 3 Bontang Selatan. (Fitri Wahyuningsih/Kaltim Today).

BONTANG, Kaltimtoday.co - Bantuan Smart TV dari pemerintah pusat dan Pemkot Bontang mulai dimanfaatkan SMP Negeri 3 Bontang untuk mendukung kegiatan belajar mengajar di sekolah. Perangkat tersebut dinilai membantu guru menyajikan materi pembelajaran secara lebih interaktif dan mudah dipahami siswa.

Kepala SMPN 3 Bontang, Mukono, mengatakan saat ini sekolah memiliki enam unit Smart TV. Satu unit merupakan bantuan pemerintah pusat, sementara sebagian lainnya berasal dari Dinas Pendidikan dan perpustakaan.

“Smart TV ini sangat membantu sekali untuk proses pembelajaran karena materi dan contoh-contoh pembelajaran bisa langsung diakses di situ,” kata Mukono ketika ditemui di kantornya belum lama ini.

Menurutnya, penggunaan media visual membuat siswa lebih cepat memahami materi dibandingkan hanya mendengarkan penjelasan guru di kelas. Guru juga lebih mudah menampilkan video, gambar, maupun materi pembelajaran digital secara langsung.

Ia menjelaskan, saat ini Smart TV ditempatkan di sejumlah fasilitas sekolah seperti laboratorium bahasa, laboratorium IPA, laboratorium komputer, ruang multimedia, dan satu ruang kelas VII. Penempatan itu dilakukan agar pemanfaatannya bisa dirasakan lebih banyak siswa.

“Anak-anak itu kalau melihat, mendengar, apalagi langsung praktik, daya ingatnya lebih kuat dibanding hanya mendengar saja,” ujarnya.

Mukono menambahkan, penggunaan perangkat digital di sekolah juga memerlukan dukungan sarana lain seperti jaringan internet dan tambahan daya listrik. Apalagi, sebagian besar guru di SMPN 3 Bontang mulai aktif memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran.

“Kalau semua perangkat digunakan bersamaan memang kebutuhan listriknya besar. Tapi semangat guru-guru untuk menggunakan Smart TV dalam pembelajaran juga tinggi,” tandasnya.

[ADV DISDIKBUD BONTANG]



Berita Lainnya