DISDIKBUD BONTANG
Tanpa Pungutan dan Kemewahan, SMPN 3 Bontang Selatan Lepas 193 Siswa Kelas IX
BONTANG, Kaltimtoday.co - SMP Negeri 3 Bontang Selatan menggelar acara pelepasan siswa kelas IX secara sederhana di lingkungan sekolah, Senin (18/5/2026). Tanpa tenda, dekorasi meriah, maupun pungutan kepada orang tua, kegiatan tersebut tetap berlangsung khidmat dan bermakna bagi para siswa.
Kepala SMP Negeri 3 Bontang Selatan, Mukono, mengatakan konsep sederhana sengaja dipilih untuk menghindari polemik terkait iuran perpisahan yang berpotensi memberatkan orang tua siswa.
“Sekarang saya enggak berani sewa tenda. Jadi ya apel saja di lapangan, disaksikan kelas 7 dan kelas 8 juga bersama-sama,” ujarnya saat ditemui di kantornya, Senin siang.
Acara pelepasan digelar layaknya upacara sekolah. Seluruh siswa kelas IX dikumpulkan di lapangan tanpa tambahan dekorasi maupun fasilitas mewah. Meski sederhana, sekolah tetap memberikan apresiasi kepada siswa berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik.
Mukono menjelaskan, penghargaan akademik diberikan kepada 10 besar siswa berdasarkan akumulasi nilai rapor semester satu hingga semester lima. Sementara siswa dengan prestasi non-akademik juga mendapat sertifikat penghargaan dari sekolah.
“Non-akademik ini juga penting karena bisa dipakai untuk jurnal prestasi saat masuk sekolah baru,” katanya.
Tahun ini, terdapat 193 siswa kelas IX yang mengikuti pelepasan, terbagi dalam enam rombongan belajar. Mukono menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan pengumuman kelulusan, sebab hasil kelulusan baru akan diumumkan pada 2 Juni mendatang.
Ia mengakui, pada awal menjabat empat tahun lalu, sekolah masih sempat menggelar kegiatan perpisahan di luar daerah dengan biaya hasil kesepakatan orang tua. Namun kini, pihak sekolah memilih lebih berhati-hati.
Selain mempertimbangkan kondisi ekonomi orang tua, konsep sederhana juga dipilih karena sekolah saat ini tengah melakukan efisiensi anggaran. Namun demikian, Mukono memastikan esensi pelepasan siswa tetap terasa bagi seluruh peserta didik.
“Kalau ada satu saja orang tua yang merasa keberatan, itu bisa jadi polemik. Jadi saya pilih sederhana saja supaya enggak membebani siapa pun,” tandasnya.
[ADV DISDIKBUD BONTANG]
Related Posts
- Targetkan Stunting Turun Jadi 12,5 Persen, Pemkot Bontang Optimalkan Peran Kader Posyandu
- Tekan Stunting, Wawali Agus Akan Datangi Warga yang Tak Hadir Operasi Timbang Serentak
- Cegah Banjir, Panbers Bersihkan Drainase dan Sungai di Sejumlah Titik Kota
- Lukman Apresiasi Program Smartani Goes to School, Dorong Sekolah Cetak Generasi Peduli Ketahanan Pangan
- Persetujuan Pemanfaatan Ruang Tiga Perusahaan Dibahas, DPUPR Bontang Tekankan Kesesuaian dengan Regulasi









