Nasional
Terima Surat Kepercayaan 8 Dubes di Istana, Prabowo Minta Maaf Sempat Tunda Agenda
Kaltimtoday.co - Presiden Prabowo Subianto resmi menerima surat kepercayaan (credentials) dari delapan duta besar luar biasa dan berkuasa penuh (LBBP) negara-negara sahabat. Prosesi seremonial kenegaraan tersebut berlangsung dengan khidmat di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (8/6/2026).
Agenda diplomatik tersebut sebenarnya sempat tertunda selama beberapa bulan. Istana menyampaikan alasan keterlambatan tersebut karena sangat padatnya jadwal kerja dan kunjungan kenegaraan dari Presiden Prabowo. Atas keterlambatan tersebut, Kepala Negara secara langsung menyampaikan permohonan maafnya kepada para duta besar yang hadir.
Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Menteri Luar Negeri, Muhammad Anis Matta, seusai mendampingi Presiden dalam sesi penerimaan dokumen hubungan internasional tersebut.
"Tadi Presiden sudah juga menyampaikan, pertama beliau meminta maaf atas keterlambatan ini (agenda penerimaan kredensial) kepada seluruh dubes. Murni lebih banyak karena faktor jadwal yang sangat padat dari beliau (Presiden Prabowo). Tidak ada niat sama sekali untuk menunda-nunda pemberian kredensial ini," ujar Anis Matta kepada awak media di lingkungan Istana.
Rangkaian agenda penyerahan surat kepercayaan ini diawali dengan upacara penyambutan resmi di halaman Istana, di mana lagu kebangsaan dari masing-masing negara delegasi dikumandangkan secara bergiliran setibanya para duta besar di lokasi. Setelah itu, para diplomat ulung tersebut berjalan menuju koridor utama untuk menyerahkan dokumen kepercayaan mereka secara langsung ke tangan Presiden Prabowo.
Seusai prosesi inti penyerahan berkas, masing-masing duta besar berkesempatan melakukan sesi foto bersama dengan Kepala Negara sebagai dokumentasi diplomatik. Berlanjut setelahnya, Presiden Prabowo menjamu dan menerima para duta besar tersebut dalam sebuah pertemuan ramah tamah yang berlangsung hangat di ruang veranda belakang Istana Merdeka.
Setelah dialog bilateral singkat tersebut rampung, para duta besar berpamitan kepada Presiden Prabowo dan bergerak menuju area tangga depan Istana Merdeka. Sebagai penutup rangkaian upacara korps diplomatik ini, lagu kebangsaan Indonesia Raya turut dikumandangkan secara agung.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo tampak didampingi oleh sejumlah pejabat teras Kabinet Merah Putih. Di antaranya Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, serta tiga Wakil Menteri Luar Negeri, yakni Muhammad Anis Matta, Arrmanatha Christiawan Nasir, dan Arif Havas Oegroseno.
Berdasarkan data protokoler istana, berikut adalah daftar delapan duta besar negara sahabat yang menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden Prabowo Subianto:
- Sumadhurika Sashikala Premawardhane – Duta Besar LBBP Designate Resident Republik Sosialis Demokratik Sri Lanka untuk Republik Indonesia.
- Christopher Baltazar Montero – Duta Besar LBBP Designate Resident Republik Filipina untuk Republik Indonesia.
- Yoon Soongu – Duta Besar LBBP Designate Resident Republik Korea untuk Republik Indonesia.
- Petr Kopřiva – Duta Besar LBBP Designate Resident Republik Ceko untuk Republik Indonesia.
- Abdalfatah Ahmed Khalil Alsattari – Duta Besar LBBP Designate Resident Negara Palestina untuk Republik Indonesia.
- Dimitrios Michalopoulos – Duta Besar LBBP Designate Resident Republik Yunani untuk Republik Indonesia.
- Salam Al Achkar – Duta Besar LBBP Designate Resident Republik Lebanon untuk Republik Indonesia.
- Menissa Rambally – Duta Besar LBBP Designate Non-Resident Saint Lucia untuk Republik Indonesia.
Penyerahan surat kepercayaan ini merupakan bagian dari hukum internasional dan mekanisme hukum diplomatik formal yang diatur dalam Konvensi Wina.
[RWT]
Related Posts
- Heran Harga TBS Sawit Anjlok Saat Dolar Naik, Mentan Amran Sulaiman Segera Lakukan Audit
- Rupiah Hari Ini Kian Terpuruk, Melemah Tembus Rp 18.115 per Dolar AS
- Gempa Filipina: BMKG Deteksi Gelombang Tsunami Ringan di Maluku Utara dan Sulut
- DAU Juni Cair, Pemkab Kukar Mulai Salurkan Gaji ke-13 ASN Secara Bertahap
- BPOM Gerebek Gudang Raksasa di Tangerang, Sita 2 Juta Kosmetik Ilegal Bernilai Rp27,6 Miliar Asal Tiongkok







