Gaya Hidup

Trik Sederhana untuk Menghilangkan Perut Buncit dengan Cepat

Kehilangan berat badan di sekitar perut adalah tujuan penting dari setiap individu yang ingin menurunkan berat badan, karena lemak cenderung menumpuk di sekitar daerah perut dan menonjol. Alasannya sangat banyak, mulai dari olahraga yang tidak teratur, gaya hidup yang tidak sehat dan stres, hingga makan yang tidak seimbang.

Secara teknis, ada dua jenis lemak perut: lemak visceral dan subkutan. Lemak visceral berkumpul di sekitar organ, yaitu hati, usus dan perut. Itu tidak bisa dirasakan atau dilihat. Subkutan, di sisi lain, adalah lemak yang dapat ditemukan langsung di bawah permukaan kulit. Konsekuensi lemak visceral adalah penyakit jantung, kolesterol, diabetes, dan kanker.

Anda dapat mengukur obesitas perut Anda menggunakan pita pengukur di sekitar perut kosong. Jika lingkar perut melebihi 40 inci pada pria dan 35 inci pada wanita, itu bisa disebut obesitas perut. Berikut adalah beberapa langkah dasar bagi orang yang berusaha menurunkan lemak perut:

Olahraga

Olahraga teratur merupakan aspek penting untuk menghilangkan lemak perut. Misalnya, latihan aerobik dan latihan beban yang menargetkan berbagai otot mungkin bisa membantu. Namun, hanya berkonsentrasi pada daerah perut mungkin tidak membantu menurunkan berat badan secara efektif.

Kurangi Konsumsi Karbohidrat

Karbohidrat olahan penuh dengan gula dan lemak, mendorong keinginan untuk mengonsumsi makanan yang tidak sehat. Penelitian tertentu menunjukkan bahwa, makanan rendah karbohidrat lebih efektif dalam mengurangi lemak perut daripada diet rendah lemak.

Makanlah Protein

Sebuah studi tertentu mengatakan bahwa, makan lebih banyak protein dapat menurunkan lemak perut dengan meningkatkan metabolisme dan menurunkan rasa lapar, sehingga mencegah makan berlebihan.

Hindari Minuman Manis

Gula yang ditambahkan dapat menyebabkan penambahan berat badan yang berlebihan dan memperburuk metabolisme. Fruktosa menyebabkan lemak visceral dan peningkatannya. Glukosa dan fruktosa banyak ditemukan dalam gula, yang menyebabkan resistensi insulin dan masalah lain seperti sindrom metabolik. Juga, kalori cair menambahkan lebih banyak ke dalam makanan.

Merokok

Sementara tingkat obesitas tidak berbeda pada perokok dan bukan perokok, mereka telah mengumpulkan lebih banyak lemak visceral secara komparatif, menurut sebuah studi 2012. Merokok dianggap sebagai faktor risiko peningkatan lemak perut, namun, itu bukan penyebab utama.

[RWT]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker