Nasional
Utang Pemerintah Tembus Rp 9.920 Triliun, Menkeu Purbaya: Masih Aman, Jangan Dilihat Negatif Terus
Kaltimtoday.co - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi posisi utang pemerintah Indonesia yang menembus angka Rp 9.920,42 triliun hingga akhir Maret 2026. Meski mengalami peningkatan, pemerintah menegaskan bahwa kondisi fiskal nasional masih berada dalam batas aman.
Purbaya menjelaskan bahwa rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia saat ini tercatat sebesar 40,75%. Angka tersebut diklaim masih jauh di bawah ambang batas maksimal 60% sebagaimana yang diatur dalam Undang-Undang Keuangan Negara.
"Kalau kita melihat acuan yang paling ketat di Eropa, rasio utang ke PDB berapa? 60%. Kita masih jauh. Jadi masih aman, masih sekitar 40 persen lebih sedikit," ujar Purbaya dalam media briefing di Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (11/5/2026).
Dalam penjelasannya, Purbaya turut membandingkan posisi utang Indonesia dengan sejumlah negara tetangga dan negara maju. Ia menilai pengelolaan utang nasional sejauh ini masih tergolong sangat hati-hati dan terukur.
"Singapura 180%, Malaysia 60% lebih, Thailand juga tinggi semua. Kita termasuk paling hati-hati dibanding negara-negara sekeliling kita, termasuk dibanding AS dan Jepang," tuturnya.
Purbaya menyayangkan pandangan publik yang sering kali hanya melihat utang negara dari sisi negatif. Ia menegaskan bahwa pengelolaan pembiayaan Indonesia saat ini masih berada dalam koridor yang sehat dan terjaga.
"Jadi kalau lihat dari itu, harusnya Anda puji-puji kita. Cuma enggak pernah kan? Kenapa dilihat dari sisi negatif terus?" tambah Purbaya.
Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, total utang pemerintah per 31 Maret 2026 tercatat tepatnya sebesar Rp 9.920,42 triliun.
Komposisi utang tersebut didominasi oleh penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) yang mencapai Rp 8.652,89 triliun atau sekitar 87,22% dari total utang. Sementara itu, sisanya berasal dari pinjaman yang tercatat sebesar Rp 1.267,52 triliun.
[TOS]
Related Posts
- Defisit APBD Kaltim Diperkirakan Rp2 Triliun, DPRD Pastikan Program Pembangunan Tetap Berjalan
- Sambut Tahun Ajaran Baru di Ibu Kota Nusantara, Puluhan Pamong SMA Taruna Nusantara Mulai Tiba
- Integrasikan Sistem Laporan Warga, Pemkab Kukar Luncurkan Aplikasi Aduan Masyarakat
- Usung Konsep Bursa Kerja Tiap Hari, Pemkab Kukar Luncurkan Aplikasi Kukar Siap Kerja
- Pagu Naik Jadi Rp150 Juta per RT, Bupati Kukar Luncurkan Program RT-Ku Terbaik







