Kaltim

Viral Video Kelapa Muda sebagai Menu MBG, Polres Bontang Lakukan Klarifikasi

Fitriwahyuningsih — Kaltim Today 14 Februari 2026 20:47
Viral Video Kelapa Muda sebagai Menu MBG, Polres Bontang Lakukan Klarifikasi
Cuplikan video yang memperlihatkan murid SDN 01 Muara Badak, Kukar, menerima kelapa sebagai menu MBG. (Ist)

BONTANG, Kaltimtoday.co - Video pembagian menu pengganti Makanan Bergizi (MBG) berupa kelapa muda di SDN 001 Muara Badak viral di media sosial. Menindaklanjuti hal tersebut, Polres Bontang melakukan klarifikasi untuk memastikan informasi yang beredar.

Klarifikasi dilakukan pada Sabtu (14/02/2026) sekitar pukul 12.00 WITA melalui deteksi dan pengumpulan bahan keterangan. Berdasarkan hasil penelusuran, peristiwa dalam video terjadi pada Kamis (05/02/2026) di Dapur SPPG Gas Alam Badak 1, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Menu kelapa muda dibagikan sebagai pengganti jadwal pada hari libur akibat kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) guru. Berdasarkan keterangan pihak SPPG kepada Polres Bontang, menu yang diberikan kepada siswa bukan hanya kelapa muda, melainkan satu paket yang terdiri dari kelapa muda, roti abon, telur rebus, dan susu.

SPPG Gas Alam Badak 1 mengklarifikasi soal menu MBG yang viral. Mereka menyebut, menu MBG yang diberikan pada Kamis (5/2/2026) bukan hanya kepala muda, tapi juga sebutir telur, roti abon, dan susu. Sumber foto: @sppg_gasalambadak1

Penggantian menu dilakukan karena keterbatasan ketersediaan buah pada minggu tersebut. Buah jeruk yang tersedia tidak dibagikan dengan pertimbangan konsumsi bersamaan dengan susu. Setelah berkoordinasi dengan pihak sekolah, disepakati penggunaan kelapa muda sebagai alternatif. Berdasarkan keterangan guru, sebanyak 262 siswa menerima menu tersebut.

Kasi Humas Polres Bontang, AKP Dany, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan langsung kepada pihak terkait.

“Berdasarkan hasil klarifikasi, menu yang diberikan bukan hanya kelapa muda, tetapi satu paket lengkap sesuai ketentuan. Kami mengimbau masyarakat agar bijak dalam menyikapi informasi di media sosial,” ujarnya melalui keterangan tertulisnya kepada awak media, Sabtu (14/1/2026) malam.

Pihak sekolah dan SPPG juga telah menghapus unggahan video tersebut serta menyampaikan klarifikasi terkait isi paket menu yang dibagikan. Polisi memastikan situasi di Muara Badak dalam keadaan kondusif.



Berita Lainnya