Nasional

Waspada Penipuan! Wamenhaj Sebut Arab Saudi Tidak Terbitkan Visa Haji Furada Tahun Ini

Network — Kaltim Today 09 April 2026 14:35
Waspada Penipuan! Wamenhaj Sebut Arab Saudi Tidak Terbitkan Visa Haji Furada Tahun Ini
Dahnil Anhar Simanjuntak. (Setneg)

Kaltimtoday.co - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengeluarkan peringatan keras bagi masyarakat terkait maraknya tawaran keberangkatan haji jalur cepat. Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan bahwa Pemerintah Arab Saudi tidak menerbitkan visa haji furada pada penyelenggaraan haji 1447 Hijriah/2026.

Dahnil meminta masyarakat untuk sangat waspada terhadap tawaran iklan di media sosial yang menjanjikan keberangkatan haji tanpa antre. Menurutnya, praktik tersebut merupakan modus penipuan atau jalur haji ilegal yang dapat merugikan jemaah secara finansial maupun hukum.

“Tahun ini, Saudi tidak mengeluarkan visa haji furada. Jadi yang jelas visa yang legal itu namanya visa haji,” ujar Dahnil Anzar di Jakarta, Kamis (9/4/2026).

Guna menekan angka keberangkatan non-prosedural, Kemenhaj bersama Polri akan membentuk Satgas Pencegahan Haji Ilegal. Satgas ini bertugas memantau dan menindak tegas oknum atau biro perjalanan yang menawarkan promosi haji tidak resmi.

“Itu yang mau kita cegah. Kalau tetap berulang, maka secara otomatis pihak kepolisian akan melakukan penindakan pidana,” tegas Dahnil.

Ia kembali mengingatkan bahwa hanya ada dua jalur resmi untuk menunaikan ibadah rukun Islam kelima ini, yakni melalui haji reguler dan haji khusus. Ia membantah adanya istilah "haji tenol" atau keberangkatan instan tanpa masa tunggu.

“Tidak ada haji tanpa antre. Haji itu pasti antre,” tuturnya.

Berdasarkan data terbaru, masa tunggu haji reguler saat ini rata-rata berkisar 26 tahun. Angka ini diklaim sudah lebih singkat dibandingkan beberapa tahun lalu yang sempat mencapai 50 tahun di sejumlah wilayah. Sementara itu, untuk jalur haji khusus, masa tunggu saat ini berada di kisaran 6 tahun.

[RWT] 



Berita Lainnya