Kukar

Bahas Persoalan Pendidikan, Komisi IV Bakal Gelar RDP Bersama Instansi Terkait

Kaltim Today
06 November 2020 18:54
Bahas Persoalan Pendidikan, Komisi IV Bakal Gelar RDP Bersama Instansi Terkait

Kaltimtoday.co, Tenggarong - Anggota Komisi IV DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) Kamarur Zaman memaparkan, pihaknya akan menggelar rapat dengar pendapat atau RDP bersama sejumlah instansi terkait membahas pendidikan di Kukar.

“Jadi yang kita bahas di antaranya soal dana alokasi khusus atau DAK, sudah sejauh mana progresnya,” kata Kamarur, saat dihubungi, Jumat, (6/11/2020).

Kamarur berharap, DAK harus digunakan dengan tepat guna. Dia juga menekankan, penggunaan DAK selain untuk memperbaiki gedung-gedung sekolah yang memerlukan perbaikan, diharap dapat digunakan untuk mendukung era digitalisasi di sekolah. Agar pelajar melek teknologi, apalagi saat ini, skema belajar daring menjadi metode yang hampir digunakan seluruh sekolah selama pandemic Covid-19.

Namun, RDP belum bisa dilaksanakan dalam waktu dekat ini. Sebab, pekan ini DPRD Kukar masih fokus membahas KUA PPAS tahun anggaran 2021.

“Rencananya hari Senin, akan kita jadwalkan ulang,” kata Kamarur.

Diberitakan sebelumnya, Anggota DPRD Kukar, Kamarur Zaman berharap akses internet di Kukar dapat merata. Apalagi, di tengah pandemi Covid-19 ini, sekolah masih menerapkan skema belajar daring dari rumah.

Hal itu diungkapkan Kamarur Zaman usai belum lama ini, bertemu langsung dengan sejumlah pelajar di Kukar yang mengakui adanya kendala belajar daring jika tidak didukung dengan akses internet yang baik.

“Apa yang disampaikan langsung anak -anak desa Buluq Sen, yang kami kunjungi di mana kami mendapat masukan yang sangat berharga,” kata Kamarur Zaman.

Untuk itu, dana alokasi khusus atau DAK, ke depannya tak sekedar digunakan untuk memperbaiki gedung atau unit sekolah yang rusak. Tetapi juga dapat digunakan untuk mendukung langkah digitalisasi saat ini. Apalagi, skema daring masih menjadi solusi saat ini untuk memastikan kegiatan belajar mengajar di tengah pandemi tetap terlaksana.

“Dengan adanya digitalisasi, semua sekolah di pinggiran bisa mengakses informasi berbasis dalam jaringan, untuk pemerataan kualitas pendidikan yang disediakan Kemendikbud,” kata Kamarur Zaman.

[TUR | NON | ADV DPRD KUKAR]

 


Related Posts


Berita Lainnya