Daerah
Baznas Kaltim Soroti Minimnya Kontribusi Zakat dan CSR Perusahaan Tambang
Kaltimtoday.co, Samarinda - Baznas Kaltim menyoroti minimnya kontribusi zakat dan dana tanggung jawab sosial (CSR) dari perusahaan tambang yang beroperasi di Kalimantan Timur. Wakil Ketua III Baznas Kaltim, Badrus Syamsi menyebut hingga saat ini belum ada perusahaan tambang besar yang menyalurkan zakat langsung melalui Baznas Kaltim.
Menurut Badrus, sepanjang 2025 Baznas Kaltim menghimpun dana zakat secara keseluruhan sebesar Rp20,6 miliar dan menyalurkan sekitar Rp23 miliar, dengan selisih diambil dari saldo tahun sebelumnya.
Dana tersebut harus dibagi untuk 10 kabupaten/kota di Kaltim, sehingga menurutnya nilainya belum sebanding dengan kebutuhan masyarakat.
“Kalau dirata-rata, sangat kecil dibandingkan luas wilayah dan jumlah mustahik yang membutuhkan,” ujarnya pada Rabu (18/02/2026).
Ia menegaskan, perusahaan tambang memiliki potensi zakat dan CSR yang besar. Namun sejauh ini, kontribusi tersebut belum masuk ke Baznas Provinsi. Ada perusahaan yang menyalurkan melalui Baznas RI, sehingga tidak tercatat sebagai penghimpunan Baznas Kaltim.
“Semestinya bisa langsung ke Baznas Kaltim agar tercatat dan dampaknya lebih terasa di daerah,” katanya.
Badrus menjelaskan, zakat memiliki aturan distribusi sesuai delapan asnaf dan diaudit secara syariah. Sementara CSR lebih fleksibel dan dapat menyasar seluruh lapisan masyarakat tanpa melihat latar belakang agama maupun status sosial. Oleh karena itu, Baznas membuka ruang kolaborasi dengan perusahaan tambang untuk merancang program bersama, baik dalam bentuk zakat maupun CSR.
Baznas Kaltim juga mendorong penguatan regulasi daerah guna memperjelas mekanisme penghimpunan dana sosial keagamaan dan CSR. Meski sudah ada payung hukum nasional, pihak perusahaan disebut kerap meminta aturan turunan di tingkat daerah sebelum menyalurkan dana melalui Baznas.
“Potensi tambang di Kaltim sangat besar. Kami berharap perusahaan-perusahaan tambang dapat berkontribusi lebih nyata bagi masyarakat sekitar melalui zakat dan CSR yang terkelola secara transparan dan tepat sasaran,” tegas Badrus.
[RWT]
Related Posts
- Sambut Tahun Ajaran Baru di Ibu Kota Nusantara, Puluhan Pamong SMA Taruna Nusantara Mulai Tiba
- Integrasikan Sistem Laporan Warga, Pemkab Kukar Luncurkan Aplikasi Aduan Masyarakat
- Usung Konsep Bursa Kerja Tiap Hari, Pemkab Kukar Luncurkan Aplikasi Kukar Siap Kerja
- Pagu Naik Jadi Rp150 Juta per RT, Bupati Kukar Luncurkan Program RT-Ku Terbaik
- Overkapasitas Pasien, Pemprov Kaltim Evaluasi RSUD AWS dan Siapkan Gedung Baru









