Olahraga
Daftar Lengkap Atlet Indonesia Peraih Emas Bulu Tangkis Asian Games dari Masa ke Masa
JAKARTA, Kaltimtoday.co - Cabang olahraga bulu tangkis menjadi penyumbang medali emas pertama untuk Indonesia pada ajang Asian Games 2026.
Kemenangan dramatis tim beregu putra Indonesia atas China dengan skor 3-2 mengakhiri penantian panjang selama 28 tahun untuk kembali mengamankan podium tertinggi di nomor tersebut.
Tim Indonesia sempat tertinggal 0-2 setelah Jonatan Christie dan pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menelan kekalahan.
Namun, Alwi Farhan, pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, serta Moh Zaki Ubaidillah tampil cemerlang membalikkan keadaan hingga memastikan kemenangan akhir 3-2.
Kemenangan ini makin memperpanjang rekor sejarah prestasi bulu tangkis Indonesia sejak pertama kali dipertandingkan pada Asian Games 1962 di Jakarta.
Pada debutnya di Asian Games 1962, Indonesia langsung mendominasi dengan memborong lima dari enam medali emas melalui Tan Joe Hok (tunggal putra), Minarni (tunggal putri), Minarni/Retno Kustijah (ganda putri), serta nomor beregu putra dan beregu putri.
Empat tahun berselang pada Asian Games 1966 di Bangkok, Indonesia membawa pulang dua emas lewat Ang Tjin Siang di tunggal putra dan pasangan Minarni/Retno Kustijah di ganda putri.
Pada Asian Games 1970 di Bangkok, Indonesia menambah koleksi satu medali emas yang diraih dari nomor beregu putra.
Capaian dua emas kembali diraih pada Asian Games 1974 di Teheran melalui pasangan ganda putra Tjun Tjun/Johan Wahjudi dan ganda campuran Regina Masli/Christian Hadinata.
Dominasi Indonesia berlanjut di Asian Games 1978 Bangkok dengan menyabet empat emas lewat Liem Swie King (tunggal putra), Christian Hadinata/Ade Chandra (ganda putra), Verawaty Fajrin/Imelda Wiguna (ganda putri), dan nomor beregu putra.
Pada Asian Games 1982 di New Delhi, dua emas berhasil diamanahkan pasangan Christian Hadinata/Icuk Sugiarto pada ganda putra serta Ivana Lie/Christian Hadinata di ganda campuran.
Setelah sempat absen meraih emas, Indonesia bangkit pada Asian Games 1994 di Hiroshima dengan mengamankan tiga emas melalui Hariyanto Arbi (tunggal putra), Ricky Subagja/Rexy Mainaky (ganda putra), dan tim beregu putra.
Tren positif ini berlanjut di Asian Games 1998 Bangkok dengan raihan dua emas lewat keberhasilan Ricky Subagja/Rexy Mainaky mempertahankan gelar ganda putra serta kemenangan tim beregu putra.
Gelar tunggal putra selanjutnya dikuasai oleh Taufik Hidayat yang sukses meraih medali emas secara berturut-turut pada Asian Games 2002 di Busan dan Asian Games 2006 di Doha.
Pada Asian Games 2010 di Guangzhou, giliran pasangan ganda putra Markis Kido/Hendra Setiawan yang menyumbangkan medali emas untuk Indonesia.
Keberhasilan tersebut diteruskan pada Asian Games 2014 di Incheon dengan perolehan dua emas dari pasangan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan (ganda putra) dan Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari (ganda putri).
Tampil sebagai tuan rumah pada Asian Games 2018 Jakarta-Palembang, Indonesia meraih dua emas lewat Jonatan Christie di nomor tunggal putra dan pasangan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo di ganda putra.
Indonesia sempat mengalami kegagalan tanpa raihan medali dari cabang bulu tangkis pada Asian Games 2022 di Hangzhou setelah langkah para wakilnya terhenti di babak perempat final.
Kini, kemenangan beregu putra pada Asian Games 2026 kembali menempatkan nama-nama atlet Indonesia dalam lembaran sejarah ajang olahraga terbesar di benua Asia tersebut.
[TOS]
Related Posts
- Brazil left to second-guess penalty kick choice after earliest World Cup exit since 1990
- Ketua RT di Pontianak Barat Meninggal, Ahli Waris Terima Santunan Rp 42 Juta dari BPJS Ketenagakerjaan
- Sah! UU PPRT Resmi Diterapkan, Istilah Majikan dan Pembantu Kini Dihapus
- Perkuat Deteksi Zoonosis, Indonesia Jadi Model Kolaborasi Multisektoral One Health Versi WHO
- Survei Agoda: Wisatawan Indonesia Masuk Daftar Pencinta Kuliner Teratas di Asia









