BPJS KETENAGAKERJAAN
Ketua RT di Pontianak Barat Meninggal, Ahli Waris Terima Santunan Rp 42 Juta dari BPJS Ketenagakerjaan
PONTIANAK, Kaltimtoday.co - BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) senilai Rp 42 juta kepada ahli waris almarhum Nurdin, seorang Ketua RT di Kecamatan Pontianak Barat. Penyerahan simbolis ini dilakukan sebagai bentuk kepastian perlindungan bagi perangkat lingkungan yang memiliki risiko kerja.
Kegiatan yang berlangsung di Pontianak ini dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, Dinas Tenaga Kerja, serta perangkat kelurahan dan kecamatan setempat. Momentum ini sekaligus menjadi ajang penguatan perlindungan jaminan sosial bagi pekerja sosial kemasyarakatan.
Lurah Sungai Beliung, Agusdiansyah, menyampaikan apresiasinya atas hadirnya perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi perangkat RT dan RW di wilayahnya. Menurutnya, santunan ini menjadi bukti nyata hadirnya negara di tengah masyarakat pekerja.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan atas perhatian dan perlindungan yang diberikan kepada masyarakat kami. Santunan ini bukti nyata hadirnya negara bagi pekerja dan perangkat lingkungan," ujar Agusdiansyah.
Wakil Kepala Wilayah Digitalisasi Human Capital & Aset BPJS Ketenagakerjaan Kalimantan, Nurul Ken Mahanani, menyebut santunan ini adalah manfaat nyata dari program jaminan sosial. Ia berharap semakin banyak pekerja informal yang menyadari pentingnya perlindungan tersebut.
"Manfaat yang diterima ahli waris merupakan bentuk nyata perlindungan. Kami berharap semakin banyak pekerja, termasuk perangkat RT/RW dan pekerja sektor informal, yang terlindungi agar dapat bekerja dengan tenang," ungkap Nurul.
Sementara itu, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Pontianak, Suhuri, menegaskan komitmennya untuk terus memperluas cakupan kepesertaan. Perlindungan ini dinilai krusial agar keluarga pekerja tetap memiliki ketahanan ekonomi saat terjadi risiko meninggal dunia.
"Kami terus mendorong agar seluruh pekerja, termasuk pekerja informal dan perangkat lingkungan, terlindungi. Ini penting agar keluarga tetap memiliki ketahanan ekonomi ketika risiko terjadi," kata Suhuri.
Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Kalimantan, Ady Hendratta, menambahkan bahwa kolaborasi dengan pemerintah daerah menjadi kunci utama. Sinergi ini bertujuan untuk mewujudkan perlindungan menyeluruh atau universal coverage bagi seluruh pekerja di Kalimantan.
Kecamatan Pontianak Barat sendiri tercatat memiliki peran penting dalam pelayanan publik dengan total 37 RW dan 195 RT. Kehadiran program jaminan sosial ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi para petugas dalam menjalankan tugas pelayanan sosial kemasyarakatan.
[TOS | ADV]
Related Posts
- Operasional Sekretariat Dewan Terpangkas 80 Persen, Fungsi Legislatif Terancam Tak Berjalan Maksimal
- Modernisasi Budidaya Kepiting Soka Kotabaru, PLN UIP KLT Sabet Penghargaan Platinum Anugerah CEPI CSR 2026
- Banmus DPRD Kaltim Belum Jadwalkan Kembali Paripurna Hak Angket
- Diduga Keracunan MBG, 46 Siswa dan Guru SD di Sebulu Dilarikan ke Puskesmas
- Seluruh Kepala Daerah di Kaltim Bakal Temui Menkeu, Bahas Tambahan Dana Transfer ke Daerah









