Gaya Hidup

Dampak Menukar Jam Tidur Malam dengan Siang Hari bagi Kesehatan

Kaltimtoday.co – Tidur adalah salah satu kebutuhan hidup yang mutlak untuk dipenuhi. Dengan tidur yang cukup, tubuh dapat berfungsi secara optimal. Pola tidur normal pada orang dewasa membutuhkan waktu kurang lebih 7 jam di malam hari.

Namun terkadang, seseorang menukar jam tidur malam dengan tidur di siang hari meskipun dengan waktu yang sama. Hal itu dilakukan untuk berbagai alasan, mulai dari bekerja hingga maraton nonton film.

Baca juga:  5 Alasan Pentingnya Tidur Berkualitas

Namun tahukah kamu bahwa perubahan pola tidur ini akan merusak jam biologis tubuh. Hal ini disebabkan karena tidur tidak bergantung pada rencana kita, melainkan mengikuti perubahan siang dan malam.

Sinyal cahaya/matahari yang dikirimkan ke otak adalah beberapa faktor kunci yang dapat membuat jadwal tidur tetap teratur.

Rochelle Zozula, PhD yang merupakan spesialis tidur dan pemilik Sleep Services International di Bridgewater, New Jersey mengatakan, jam utama tubuh kita terletak di bagian hipotalamus otak yang disebut nukleus suprachiasmatic. Ia menerima informasi cahaya dari retina di mata dan mengirimkan informasi tersebut ke otak, termasuk kelenjar yang melepaskan hormon alami tubuh yang berperan penting dalam mengatur pola tidur (melatonin). 

Lazimnya, melatonin dilepas ketika malam tiba. Namun, ketika pada waktu tersebut tidak digunakan untuk tidur, malah bekerja atau menonton series, maka hal ini akan membuat otak kebingungan. Sebab, ada berkas cahaya yang ikut masuk, entah dari lampu atau sinar gadget. Lambat laun, perubahan pola tidur ini akan merusak tubuh dan menimbulkan berbagai masalah kesehatan.

Dilansir dari laman resmi Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga, jam biologis yang berkurang akan memberikan efek buruk bagi jantung, hati, otak, dan berat badan. Tidur malam atau terlalu siang merupakan penyebab kerusakan hati. Ini terkait dengan pola ekskresi di dalam tubuh yang terganggu akibat begadang.

Saat tidur, organ-organ tubuh beristirahat sehingga menetralkan kerusakan yang terjadi akibat kegiatan sehari-hari, membersihkan secara menyeluruh melaui aliran darah dan memulihkan keseimbangan kimiawi. Kurang tidur juga bisa menyebabkan otak berhenti memproduksi sel-sel baru.

Banyaknya pengaruh negatif yang dapat ditimbulkan akibat pola tidur yang tidak sesuai, maka kita sebagai pemilik suatu tubuh harus melakukan berbagai upaya pencegahan yang dapat mengubah pola tidur sesuai dengan kebutuhan menurut kriteria umur serta menjaga pikiran untuk tidak mengalami tekanan stres yang berlebih.

Baca juga:  Resep Seblak Kuah Pedas Isian Komplit, Cocok untuk Jualan

Adapun beberapa tips yang dapat kamu ikuti untuk mempertahankan pola tidur adalah:

  1. Atur waktu tidur dan bangun selalu sama setiap hari
  2. Prioritaskan tidur (kerjakan pekerjaan lebih awal agar dapat tidur lebih awal juga)
  3. Upayakan tidur dengan lampu mati
  4. Gunakan kasur hanya untuk tidur
  5. Ganti kebiasaan bermain gadget sebelum tidur dengan membaca buku (hindari paparan cahaya sebelum tidur)
  6. Hindari berolahraga terlalu dekat dengan waktu tidur
  7. Makan malam 2-3 jam sebelum tidur
  8. Minum air minimal 1 jam sebelum tidur
  9. Rajin berolahraga

Dengan mengembalikan pola tidur ke arah yang normal dan berkualitas, diharapkan pola hidup menjadi lebih sehat. Selain itu untuk menunjang tubuh tetap vit, kamu juga harus mengonsumsi makanan yang bergizi dan tinggi vitamin serta memperbanyak minum air putih.

[RWT]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram “Kaltimtoday.co”, caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker