DISKOMINFO BONTANG
Diskominfo Bontang Dorong Partisipasi Warga di Sensus Ekonomi 2026
BONTANG, Kaltimtoday.co - Pemkot Bontang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) bersama BPS Bontang menggelar sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 di Ruang Media Center Diskominfo, Rabu (15/4/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam pendataan ekonomi yang akan berlangsung tahun ini.
Kabid Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Bontang, Siti Zulaiha, mengatakan sensus ekonomi merupakan agenda rutin yang digelar setiap 10 tahun sekali. Kegiatan ini memiliki peran penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan. Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung pelaksanaan sensus tersebut.
“Sensus ekonomi ini dilakukan selama 10 tahun sekali. Ayo, kita dukung,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BPS Bontang, Nur Wahid, menjelaskan sensus ini bertujuan mencatat seluruh aktivitas ekonomi di masyarakat, baik yang bersifat formal maupun informal, berbadan hukum maupun tidak. Pendataan ini dinilai penting untuk menggambarkan kondisi riil perekonomian, termasuk perubahan pola usaha di tengah perkembangan digital.
Ia menambahkan, petugas sensus bakal melakukan pendataan secara langsung dengan mendatangi masyarakat dari rumah ke rumah mulai pertengahan Juni hingga akhir Agustus 2026. Karena itu, masyarakat diimbau bersikap kooperatif dan memberikan data yang sesuai kondisi sebenarnya.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menerima petugas sensus dan memberikan data yang benar. Data dijamin rahasia dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik,” tegasnya.
[ADV DISKOMINFO BONTANG]
Related Posts
- BPS: Persentase Kemiskinan di Kaltim Naik Menjadi 5,19 Persen per September 2025
- Dorong Penguatan Literasi Statistik, Komisi X DPR RI Nilai Kukar Jadi Contoh Kesiapan Hadapi Sensus Ekonomi 2026
- Pelajar dan UMKM Dilibatkan, Hetifah Ajak Masyarakat Kuasai Literasi Statistik untuk Sensus Ekonomi 2026
- BPS Catat Harga Beras Naik di Agustus 2025, Pengaruhi Inflasi Nasional
- BPS Catat Angka Kemiskinan di Kaltim Turun Jadi 5,17 Persen per Maret 2025









