Kaltim
Dorong Percepatan Transformasi Digital, Diskominfo Kaltim Perkuat Integrasi Layanan Antardaerah
Kaltimtoday.co - Pemprov Kaltim melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus memacu percepatan transformasi digital. Fokus utama saat ini adalah memperkuat kolaborasi antardaerah serta mengintegrasikan sistem layanan digital yang selama ini masih berjalan parsial.
Kepala Diskominfo Kaltim, Muhammad Faisal, menegaskan bahwa tantangan era digital tidak dapat diselesaikan sendiri-sendiri oleh masing-masing pemerintah daerah. Menurutnya, ekosistem digital yang kuat hanya bisa tercipta melalui keterhubungan dan semangat berbagi inovasi.
"Transformasi digital itu bukan soal siapa yang paling cepat, tapi bagaimana kita bisa maju bersama. Ketika satu daerah punya sistem yang sudah berjalan baik, itu bisa dimanfaatkan oleh daerah lain," ujar Faisal di Samarinda, Rabu (22/4/2026).
Faisal menjelaskan, daerah yang sudah memiliki sistem layanan digital mapan harus menjadi rujukan bagi wilayah lain. Dengan sistem berbagi inovasi, daerah yang baru memulai tidak perlu membangun infrastruktur dari nol, sehingga efisiensi anggaran dan waktu dapat tercapai.
Dalam skema ini, Pemprov Kaltim mengambil peran sebagai penghubung untuk menyatukan berbagai sistem layanan yang terfragmentasi. Integrasi ini diharapkan melahirkan ekosistem data yang lebih terstruktur, terbuka, dan mudah diakses untuk kepentingan pembangunan daerah.
Upaya penyelarasan ini dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Daerah Bidang Komunikasi, Informasi, Statistik, dan Persandian se-Kaltim. Agenda yang digelar di Samarinda ini diikuti oleh sekitar 200 peserta dari perwakilan kabupaten/kota hingga instansi vertikal terkait.
Selama dua hari pelaksanaan, rakor akan fokus pada paparan materi mengenai pengelolaan data dan penyelarasan program kerja. Forum ini juga menjadi ruang diskusi bagi pemerintah kabupaten/kota untuk mengidentifikasi potensi kolaborasi guna menghindari tumpang tindih program.
Selain urusan informatika, rakor ini juga melibatkan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk mendukung penguatan data statistik daerah. Kolaborasi ini dinilai penting guna memastikan data yang dihasilkan akurat dan dapat diintegrasikan dalam mendukung survei ekonomi nasional.
Partisipasi penuh dari seluruh kabupaten dan kota di Kaltim dalam agenda rutin ini menunjukkan komitmen kuat daerah dalam memperkuat sektor komunikasi dan informatika. Sebelumnya, agenda serupa telah sukses digelar di Tenggarong, Berau, Bontang, hingga Balikpapan.
[TOS]
Related Posts
- Dinkes Kaltim Ungkap Estimasi 21 Ribu Kasus TBC Tahun 2026, Baru Bisa Jangkau 60 Persen
- Pimpinan Badan Gizi Dicopot, JPPI Desak Presiden Prabowo Evaluasi Total Program Makan Gratis
- Tiga Hari Pencarian, Pemuda yang Hanyut di Sungai Melenyu Kutim Ditemukan Tewas
- Penjaringan Calon Rektor Universitas Muhammadiyah Berau Berjalan, Panitia: Wajib Mengacu Regulasi PP Muhammadiyah
- Hari Kedua Pencarian Pemuda Terseret Arus di Sungai Melenyu Kutai Timur Masih Nihil









