Daerah
DPPKUKM Kaltim: UMKM Perlu Susun Strategi Baru Hadapi Dampak Kenaikan BBM
Kaltimtoday.co, Samarinda - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) tentunya berdampak pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), terutama memicu kenaikan biaya operasional dan menekan keuntungan. DPPKUKM Kaltim meminta kepada para UMKM, menyiapkan strategi dalam menghadapi kenaikan tersebut.
Kepala DPPKUKM Kaltim, Heni Purwaningsih menyampaikan bahwa pihaknya sudah mendapat banyak keluhan dari masyarakat, yang hidupnya bergantung pada unit usaha kecil menengah.
"Kenaikan ini juga merupakan dampak dari kondisi global. Jadi tidak hanya terjadi di Kaltim, tetapi juga di seluruh dunia. Dampaknya dipengaruhi oleh kondisi geopolitik, kemudian kenaikan nilai dolar. Itulah imbasnya," kata Heni.
Heni menyebut, kenaikan BBM pastinya berdampak pada kenaikan harga bahan pokok. Terlebih, inflasinya pun juga ikut bergerak naik.
"Yang tadinya naik turunnya cukup stabil sehingga inflasinya rendah, sekarang tentu berubah. Karena kenaikan BBM membuat harga pasti naik. Lonjakan itu tentu berdampak pada kenaikan harga barang-barang di Kaltim," imbuhnya.
Ketika ditanya berapa persennya kenaikannya, pihaknya masih mengumpulkan data pasti. Terlebih, Kaltim bukan daerah produsen, sehingga pasokan terutama barang kebutuhan pokok didatangkan dari luar daerah.
"Pasti berdampak. Karena semua lini, semua aspek itu tidak terlepas dari distribusi. Distribusi pasti menggunakan moda transportasi, baik darat, laut, maupun udara," tuturnya.
Pihaknya juga memberikan saran dan pendampingan kepada pelaku UMKM agar mulai menghitung kembali harga pokok produksinya (HPP), kemudian menyusun strategi agar tetap bisa bertahan di situasi seperti ini.
"Kami terus mendampingi mereka, salah satunya dengan membantu memperluas pasar. Yang tadinya hanya menjangkau pasar lokal, kami dorong agar pasarnya semakin luas," tutupnya.
[RWT]
Related Posts
- Isu Gaji Manajer Kopdes Rp10 Juta, Menkeu Sebut Masih Bahas Acuan UMP
- DPD GBRAN Kaltim Terbentuk, Organisasi Targetkan Perluasan Struktur hingga Tingkat Daerah
- DPRD Kaltim Bentuk Tim Perjuangkan HGB Perumahan Korpri Loa Bakung Jadi SHM
- Capaian Vitamin A Baru 46,57 Persen, Pemkab Berau Gelar Posyandu Serentak
- Kideco Gandeng ITK Gelar Inovasi AI dan IoT Kideco Innovation Challenge 2026









