Advertorial

Kideco Gandeng ITK Gelar Inovasi AI dan IoT Kideco Innovation Challenge 2026

Kaltim Today
10 Agustus 2026 08:10
Kideco Gandeng ITK Gelar Inovasi AI dan IoT Kideco Innovation Challenge 2026
Foto bersama jajaran Kideco dan ITK.

BALIKPAPAN, Kaltimtoday.co - PT Kideco Jaya Agung memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi melalui ajang Kideco Innovation Challenge (KIC) 2026. Program ini menjadi ruang pertemuan antara dunia industri dan akademik untuk mengembangkan gagasan inovatif dari permasalahan riil industri.

KIC 2026 digelar bersama Institut Teknologi Kalimantan (ITK) dengan mengusung tema "Inovasi Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT) dalam Sustainable Mining and Energy". Rangkaian kompetisi yang mencakup kategori Essay, Hackathon, dan Prototype ini diikuti 83 tim mahasiswa se-Kalimantan hingga menyaring 15 tim finalis.

Direktur Utama PT Kideco Jaya Agung, M. Kurnia Ariawan, mengatakan pola kolaborasi ini penting untuk mempertemukan kemampuan akademik dengan kebutuhan industri. Menurutnya, industri membawa persoalan di lapangan ke kampus agar mahasiswa dapat melihatnya dari perspektif berbeda.

"Di Jerman itu sudah biasa bahwa industri kalau ada masalah itu datangnya ke kampus. Nah sekarang Kideco menginisiasi untuk itu," ujar Kurnia.

 

Pemotongan pita peresmian Kideco Corner di Fakultas Sains & Teknologi Informasi ITK.
Pemotongan pita peresmian Kideco Corner di Fakultas Sains & Teknologi Informasi ITK. (Istimewa)

Kurnia menjelaskan keterlibatan perguruan tinggi dalam menyelesaikan persoalan industri dapat menciptakan hubungan yang lebih erat. Kampus tidak hanya menjadi tempat proses pendidikan, melainkan mitra dalam menghasilkan pemikiran dan gagasan yang dibutuhkan dunia usaha.

Ia berharap pola kolaborasi ini terus berkembang melalui kerja sama yang lebih luas dengan perguruan tinggi lainnya. Kideco menginginkan hubungan serupa terbangun secara berkesinambungan.

"Harapan kami tidak hanya Kideco, tapi juga perusahaan-perusahaan atau industri-industri yang lain yang bekerja sama dengan ITK," katanya.

Rektor ITK, Agus Rubiyanto, menyambut positif langkah Kideco dalam membangun kolaborasi tersebut. Agus menilai keterlibatan industri yang memberikan persoalan nyata kepada mahasiswa membuat pembelajaran di perguruan tinggi makin relevan dengan dunia kerja.

M. Kurnia Ariawan memberikan selamat kepada pemenang Juara 1 Hackathon.
M. Kurnia Ariawan memberikan selamat kepada pemenang Juara 1 Hackathon. (Istimewa)

"Kideco memberikan problem-problem yang real yang ada di lapangan. Sehingga kalau ini terus berjalan, maka antara link and match-nya itu akan terjadi," ujar Agus.

Agus menyebut pola kerja sama ini memperkuat keterhubungan antara pengetahuan mahasiswa dan kebutuhan industri. Kideco memberi ruang bagi ITK yang berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) untuk merespons persoalan nyata melalui pendekatan ilmu pengetahuan.

Direktur Inovasi Kideco, Iwan Susanto, menambahkan bahwa hubungan dunia industri dan pendidikan perlu dibangun secara berkelanjutan. Langkah ini dilakukan agar kemampuan mahasiswa terhubung langsung dengan kebutuhan lingkungan sekitar.

"Tadi seperti Prof sampaikan bahwa KIC ini merupakan bagian yang tak terpisahkan dari link and match antara dunia industri dan dunia pendidikan," kata Iwan.

M. Kurnia Ariawan memberikan hadiah kepada Finalis di Kideco Innovation Challenge.
M. Kurnia Ariawan memberikan hadiah kepada Finalis di Kideco Innovation Challenge.

Menurut Iwan, KIC memberi ruang mahasiswa berinteraksi dengan persoalan industri sekaligus ruang Kideco berkomunikasi dengan generasi muda. Rangkaian KIC 2026 juga mengajak para finalis mengenal operasional perusahaan lewat program Kideco Mining Industry Visit.

Iwan menegaskan keterlibatan Kideco dalam dunia pendidikan merupakan bentuk kontribusi perusahaan kepada masyarakat. Kideco berkomitmen untuk terus mengambil peran sosial di luar kegiatan operasional utama.

"Kita tidak hanya menambang, tapi juga kita ingin berkontribusi untuk masyarakat," ujar Iwan.

[TOS | ADV]



Berita Lainnya