DISDIKBUD BONTANG

Evaluasi Berkala PAUD-PNF, Disdikbud Bontang Dorong Peningkatan Mutu

Bila — Kaltim Today 06 Mei 2026 09:52
Evaluasi Berkala PAUD-PNF, Disdikbud Bontang Dorong Peningkatan Mutu
Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha (tengah) kala memimpin rapat evaluasi PAUD-PNF. (Fitri Wahyuningsih/Kaltim Today).

BONTANG, Kaltimtoday.co - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang menggelar rapat koordinasi agenda kegiatan PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF) di Gedung Autis Center, Jalan Tennis, Selasa (5/5/2026) siang. Agenda ini digelar guna mengevaluasi seluruh kegiatan yang telah dilakukan pengelola PAUD dan PNF di Bontang.

Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa, mengatakan evaluasi secara berkala penting dilakukan untuk menilai sejauh mana efektivitas program dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Bontang. Selain itu, forum tersebut juga menjadi wadah untuk menampung masukan, kritik, dan saran dari pengelola PAUD maupun lembaga PNF.

“Dari pertemuan ini tadi muncul ide-ide segar. Itu salah satu poin penting dari kegiatan ini,” ujarnya.

Selain sebagai forum evaluasi, kegiatan ini juga digelar untuk menyikapi isu-isu yang berkembang di masyarakat sekaligus melakukan deteksi dini terhadap persoalan yang mungkin muncul terkait PAUD dan PNF di Bontang.

Salah satu isu yang menjadi sorotan ialah pengelolaan tempat penitipan anak atau daycare. Dalam rapat tersebut terungkap bahwa seluruh daycare di Bontang yang berjumlah 17 sudah mengantongi izin operasional. Namun, tingkat akreditasi masing-masing daycare masih beragam, mulai dari A hingga C.

Menurut Safa, terdapat sejumlah indikator yang memengaruhi perbedaan akreditasi tersebut, salah satunya aspek fasilitas.

“Semua sudah berizin dan terakreditasi. Hanya memang tingkat akreditasinya berbeda-beda,” katanya.

Disdikbud Bontang menggelar rapat evaluasi bersama perwakilan pengelola PAUD-PNF di Bontan. (Fitri Wahyuningsih/Kaltim Today).

Isu lain yang turut dibahas dalam kegiatan ini ialah berbagai bantuan dari pemerintah pusat untuk pengelola PAUD dan PNF. Safa menyebut, sebenarnya cukup banyak bantuan yang dapat diperoleh, mulai dari televisi cerdas (smart TV) hingga renovasi bangunan PAUD.

Namun, bantuan tersebut sulit didapat apabila pengelola tidak disiplin dan jujur dalam mengisi Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

“Kami dorong agar bantuan dari pemerintah pusat bisa dimaksimalkan, karena sebenarnya cukup banyak. Tapi bantuan itu tidak bisa diperoleh kalau Dapodik kurang diperhatikan,” tandasnya.
 

[ADV DISDIKBUD BONTANG]



Berita Lainnya