DISKOMINFO BONTANG
Wali Kota Neni Soroti Ancaman Konten Digital terhadap Anak, Pendidikan Agama Dinilai Penting
BONTANG, Kaltimtoday.co - Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat dinilai membawa tantangan baru bagi tumbuh kembang anak. Salah satunya adalah meningkatnya risiko paparan konten negatif yang dapat memengaruhi perilaku dan karakter generasi muda.
Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menilai perlindungan terhadap anak di era digital harus menjadi perhatian bersama, baik oleh keluarga, sekolah, maupun pemerintah.
Menurutnya, pengawasan terhadap penggunaan media digital perlu diperkuat agar anak-anak tidak mudah terpapar konten yang tidak sesuai dengan usia mereka.
“Saya sangat menyetujui pembatasan media online untuk anak-anak sebagai bentuk perlindungan,” katanya.
Ia menilai perkembangan teknologi tidak dapat dihindari, namun harus diimbangi dengan penguatan pendidikan karakter dan nilai-nilai keagamaan sejak usia dini.
Selain pengawasan orang tua, pendidikan agama dinilai memiliki peran penting dalam membangun kecerdasan spiritual yang akan menjadi bekal anak menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Neni mengatakan pembentukan karakter yang kuat sejak dini akan membantu anak lebih bijak dalam memanfaatkan teknologi dan menyaring informasi yang diterima.
“Kalau anak-anak sudah diperkuat sejak pendidikan usia dini, tidak hanya kecerdasan intelektual tetapi juga muatan agamanya, maka ini akan sangat dibutuhkan menghadapi perkembangan teknologi yang sangat masif,” tandasnya.
[ADV DISKOMINFO BONTANG]
Related Posts
- Targetkan Stunting Turun Jadi 12,5 Persen, Pemkot Bontang Optimalkan Peran Kader Posyandu
- Tekan Stunting, Wawali Agus Akan Datangi Warga yang Tak Hadir Operasi Timbang Serentak
- Cegah Banjir, Panbers Bersihkan Drainase dan Sungai di Sejumlah Titik Kota
- PKKPR Tiga Perusahaan Dibahas, DPUPR Tekankan Kesesuaian Pemanfaatan Ruang
- Persetujuan Pemanfaatan Ruang Tiga Perusahaan Dibahas, DPUPR Bontang Tekankan Kesesuaian dengan Regulasi









