Advertorial
Kendala Jaringan Warnai Uji Coba TKA di SMPN 5 Bontang
BONTANG, Kaltimtoday.co - Pelaksanaan gladi bersih Tes Kemampuan Akademik (TKA) di SMP Negeri 5 Bontang sempat diwarnai dengan persoalan teknis. Beberapa siswa mengeluhkan lambatnya jaringan internet yang menyebabkan layar komputer sempat macet di tengah ujian.
"Tadi memang sempat ada kendala di jaringan, tapi persoalannya bisa segera diselesaikan. Karena sebelum pelaksanaan ini (gladi bersih), kami sudah lakukan mitigasi," kata Kepsek SMPN 5 Bontang, Muhidin.
Muhidin mengatakan, layar komputer dua tiga siswa sempat macet atau buffering di tengah ujian. Persoalan ini diduga terjadi lantaran jaringan internet diakses oleh banyak perangkat. Diketahui dalam TKA ini, SMPN 5 Bontang menyediakan 80 perangkat komputer dan laptop. Perangkat tersebut dibagi dalam tiga ruangan, ada satu ruangan berisi 20 perangkat (komputer/laptop) utama, dengan 2 perangkat untuk berjaga; sementara ruangan lain berisi 25 perangkat utama, dengan 2-3 perangkat untuk berjaga-jaga.
"Ini, kan, langsung diakses banyak komputer, jadi sempat agak eror," sebutnya.
Untuk mengatasi jaringan lambat di tengah ujian untuk sejumlah perangkat siswa, sekolah telah menyediakan orbit dan mobile hotspot (tethering). Jadi, perangkat tersebut jaringannya dialihkan, sehingga kepadatan di jaringan utama (Wi-Fi) berkurang.
Persoalan ini sempat berlanjut ketika TKA masuk ke sesi dua. Gladi yang sedianya mulai pukul 10.15-12.00 Wita sempat molor lebih 15 menit karena jaringan tak bisa diakses. Namun usai menunggu, jaringan kembali baik dan gladi bisa dilanjutkan.
"Semua berjalan baik. Tapi persoalan jaringan ini memang sejak awal sudah kami prediksi," tegasnya.
Sebagai informasi, total ada 209 siswa kelas 9 SMPN 5 Bontang yang berpartisipasi dalam TKA kali ini. TKA sendiri merupakan asesmen nasional yang dirancang untuk memetakan kemampuan akademik murid secara objektif dan terstandar, bukan sebagai syarat kelulusan.
TKA dirancang untuk mengukur kesiapan murid dalam melanjutkan pembelajaran ke jenjang berikutnya, sekaligus mendukung upaya peningkatan mutu pendidikan melalui pemetaan kemampuan murid secara nasional.
“TKA tidak dimaksudkan sebagai penentu kelulusan, melainkan sebagai sarana untuk memperoleh potret kemampuan akademik murid secara adil dan objektif. Hasilnya dapat dimanfaatkan oleh satuan pendidikan dan pemerintah daerah untuk memperbaiki proses pembelajaran,” sebagaimana dilansir dari laman Kemendikdasmen.
[ADV DISDIKBUD BONTANG]
Related Posts
- Disdikbud Bontang Terapkan TKA untuk Seleksi SMP, Digabung Nilai Sekolah
- Jelang TKA April 2026, SMPN 5 Bontang Simulasikan Ujian untuk 209 Siswa
- TKA Kembali Diterapkan Mulai 2025, Hetifah: Banyak Kepala Sekolah Masih Butuh Pemahaman
- TKA 2025 Diikuti 9.636 Madrasah dan Pesantren, Ini Jadwal dan Rinciannya
- KPK Dalami Dugaan Pemerasan Tenaga Kerja Asing Sejak Era Cak Imin hingga Ida Fauziyah








