Daerah

Fenomena Air Bangar Picu Air Keruh di Tenggarong, Perumda Tirta Mahakam Pastikan Aman

M Jaini Rasyid — Kaltim Today 30 Januari 2026 16:34
Fenomena Air Bangar Picu Air Keruh di Tenggarong, Perumda Tirta Mahakam Pastikan Aman
Ilustrasi. (Istimewa)

Kaltimtoday.co, Tenggarong - Perubahan warna air yang dikeluhkan warga di Tenggarong dalam beberapa hari terakhir dipastikan dipicu oleh fenomena air bangar. Menyikapi kondisi tersebut, Perumda Tirta Mahakam menegaskan air yang didistribusikan tetap melalui proses pengolahan dan aman digunakan.

Humas Perumda Tirta Mahakam Tenggarong, Hendri, menjelaskan fenomena air bangar merupakan kondisi alam yang kerap terjadi, terutama saat perubahan cuaca dan debit air sungai meningkat, sehingga memengaruhi warna air baku.

Sebagai langkah antisipasi, Perumda Tirta Mahakam menyesuaikan proses pengolahan air dan meningkatkan pengawasan kualitas agar air yang didistribusikan ke pelanggan tetap memenuhi standar.

“Air yang kami distribusikan tetap melalui proses pengolahan sesuai standar kualitas air minum dan dilakukan pengawasan secara rutin. Perubahan warna ini tidak berarti air berbahaya,” ujarnya saat dihubungi Kaltimtoday.co, pada Jumat (30/1/2026).

Hendri menambahkan, pihaknya telah melakukan pembersihan jaringan distribusi secara berkala untuk menjaga kualitas air tetap optimal.

“Pembersihan pipa dan filter kami lakukan setiap hari melalui wash out, supaya aliran air yang diterima pelanggan tetap terjaga kebersihannya,” tambahnya.

Atas kejadian tersebut, Hendri menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang dirasakan akibat fenomena air bangar yang memengaruhi perubahan warna air. Perumda Tirta Mahakam akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan serta melakukan pengawasan secara berkelanjutan agar distribusi air bersih kepada pelanggan tetap aman dan layak digunakan.

“Atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat akibat fenomena ini, kami menyampaikan permohonan maaf dan akan terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik,” pungkasnya.

[RWT]



Berita Lainnya