Kukar

Gelar Peringatan Merah Putih Sanga-Sanga, Sekda Kukar Sebut Beberapa Item Kegiatan Ditiadakan

Kaltimtoday.co, Tenggarong – Peringatan Merah Putih Sanga-Sanga ditengah pandemi Covid-19 tetap dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan (Prokes). Hal ini berdasarkan rapat yang dihadiri Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama panitia  dengan kesepakatan tetap menggelar kegiatan tersebut pada 27 Januari mendatang.

“Disepakati, bahwa peringatan merah putih tetap dilaksanakan secara terbuka dengan memperhatikan prokes, pembatasan jumlah peserta dan mengurangi beberapa item yang biasanya digelar,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono kepada Kaltimtoday.co, Kamis (21/01/2021).

Baca juga:  Sekda Kukar Tegaskan Pembelajaran Tatap Muka Belum Bisa Digelar

Untuk mengantisipasi banyak masyarakat yang datang ketika peringatan di gelar. Sunggono menuturkan, pihaknya tak bisa melarang untuk menonton, tetapi nanti akan dikendalikan agar mereka tidak melanggar prokes yang disepakati.

Sementara itu, Camat Sanga-Sanga, Gunawan mengatakan, dirinya sempat di panggil Gubernur Kaltim, Isran Noor terkait peringatan merah putih tersebut. Karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19, pihaknya mendapat arahan agar tidak mengumpulkan banyak orang dan yang diperingati hanya bagian sakral saja.

Rangkaian acara, lanjut Gunawan, seperti di 26 Januari malam akan melaksanakan sholat Maghrib dilanjutkan doa dan thalil hingga sholat Isya.  Dilanjutkan, pukul 12.00  malam renungan suci, lalu di pagi hari upacara merah putih digelar. Rangkaian peringatan ditutup dengan kegiatan tabur bunga dan ramah tamah dengan veteran sekaligus penyerahan bantuan sembako.

Baca juga:  Cabuli Cucu Tiri, Seorang Kakek di Muara Kaman Ditangkap Polisi

“Upacara kita pusatkan di makam pahlawan. Napak tilas, panggung hiburan, pameran dan lomba-lomba ditiadakan,” ungkap Gunawan.

Selain itu, Gubernur juga mengarahkan agar kegiatan ini lebih memeriahkan, pemkab dapat mengimbau masyarakat agar memasang bendera merah putih, umbul-umbul ataupun pembersihan lingkungan.

“Untuk menghindari terjadinya kerumunan masyarakat, nanti ada panitia yang akan mengawasi,” tutupnya.

[SUP | NON]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close