Daerah

Hari Kedua Pencarian Pemuda Terseret Arus di Sungai Melenyu Kutai Timur Masih Nihil

Kaltim Today
03 Juni 2026 08:03
Hari Kedua Pencarian Pemuda Terseret Arus di Sungai Melenyu Kutai Timur Masih Nihil
Sejumlah personel Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Melenyu 2, Desa Muara Wahau, Kecamatan Muara Wahau, Kabupaten Kutai Timur. (Dok Basarnas)

KUTIM, Kaltimtoday.co - Operasi pencarian terhadap seorang pemuda yang dilaporkan terseret arus di Sungai Melenyu 2, Desa Muara Wahau, Kecamatan Muara Wahau, Kabupaten Kutai Timur, masih terus berlangsung. Hingga hari kedua pelaksanaan operasi SAR, korban atas nama Rifki (23) masih belum berhasil ditemukan.

Korban yang merupakan warga Kecamatan Kembang Janggut, Kabupaten Kutai Kartanegara, dilaporkan hanyut saat berenang menyeberangi sungai bersama rekan-rekannya. Peristiwa tersebut terjadi ketika korban hendak kembali menuju tenda dan diduga kuat terseret oleh derasnya arus sungai.

Rekan-rekan korban di lokasi kejadian sempat berupaya memberikan pertolongan secara mandiri. Namun, akibat kuatnya arus sungai yang mengalir saat itu, tubuh korban dengan cepat terbawa arus dan tidak dapat diselamatkan.

Memasuki hari kedua operasi, Tim SAR Gabungan langsung melaksanakan briefing untuk mematangkan taktik sebelum memulai penyisiran. Tim kemudian bergerak melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai dengan memperluas area pencarian hingga radius kurang lebih 2 kilometer dari lokasi awal kejadian.

Operasi kemanusiaan ini melibatkan unsur gabungan yang terdiri dari Tim Rescue Pos SAR Kutai Timur, Brimob Polda Kalimantan Timur, dan Polsek Muara Wahau. Selain itu, unsur dari Tim Rescue PT DSN Group, pihak keluarga korban, serta masyarakat setempat juga turut bersinergi di lapangan.

Sejumlah peralatan penyelamatan dikerahkan guna mendukung efektivitas pergerakan tim di lapangan. Peralatan tersebut meliputi rescue car, rubber boat, perahu ketinting milik warga, peralatan selam, serta didukung alat komunikasi dan peralatan medis.

Setelah melakukan penyisiran sepanjang hari, Tim SAR Gabungan kembali ke posko untuk melaksanakan debriefing guna mengevaluasi hasil pergerakan. Berdasarkan hasil evaluasi, proses pencarian dinyatakan masih nihil dan tanda-tanda keberadaan korban belum ditemukan.

Seluruh personel yang terlibat saat ini diistirahatkan dan berposko di Mess PT DSN untuk memulihkan kondisi fisik. Langkah ini sekaligus untuk mempersiapkan rencana operasi pencarian hari ketiga yang telah disusun oleh komando unsur gabungan.

Petugas menyatakan kendala utama yang dihadapi di lapangan adalah kondisi arus Sungai Melenyu yang sangat deras, sehingga menyulitkan proses penyisiran di sejumlah titik kritis. Kendati demikian, faktor cuaca di sekitar lokasi operasi dilaporkan cerah dan cukup mendukung pergerakan tim.

Tim SAR Gabungan dijadwalkan akan kembali melanjutkan operasi pencarian dengan memperluas radius area penyisiran. Petugas juga bakal mengoptimalkan seluruh sumber daya serta alutsista yang tersedia guna menemukan korban secepatnya.

[TOS]



Berita Lainnya