Ekonomi dan Bisnis

IHSG Melesat 0,93% di Sesi Pembukaan, Fase Koreksi Teknikal Dinilai Berakhir

Kaltim Today
30 Januari 2026 09:39
IHSG Melesat 0,93% di Sesi Pembukaan, Fase Koreksi Teknikal Dinilai Berakhir
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa impresif pada pembukaan perdagangan sesi I, Jumat (30/1/2026).

JAKARTA, Kaltimtoday.co - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa impresif pada pembukaan perdagangan sesi I, Jumat (30/1/2026). Sempat tertekan dalam beberapa hari terakhir, indeks kini langsung melesat 76,52 poin atau menguat 0,93% ke level 8.308,72.

Berkurangnya tekanan jual di pasar membuat IHSG bergerak nyaman di zona hijau dengan rentang fluktuasi di kisaran 8.308 hingga 8.333. Berdasarkan data RTI, volume transaksi pada awal perdagangan telah menyentuh 1,14 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp1,06 triliun. Sebanyak 410 saham terpantau menguat, berbanding terbalik dengan 105 saham yang melemah dan 150 saham stagnan.

Panggung sesi pembuka hari ini diramaikan oleh deretan saham top gainers yang melonjak antara 9% hingga 28%. PT Nusantara Almazia Tbk (NZIA) memimpin lonjakan fantastis sebesar 28,41% ke harga Rp113. Diikuti oleh PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (AHAP) yang naik 24,19% ke Rp154, serta PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR) yang menguat 14,45% ke level Rp396. Dua emiten lainnya, PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE) dan PT Bersama Zatta Jaya Tbk (ZATA), juga mencatatkan kenaikan masing-masing sekitar 9%.

Reliance Sekuritas memproyeksikan IHSG hari ini berpeluang melanjutkan tren penguatan dengan area support di level 8.172 dan resistance di 8.292. Secara teknikal, pergerakan intraday pada hari sebelumnya menunjukkan bahwa indeks telah menyelesaikan fase koreksi teknikalnya atau memasuki tahap bottoming.

“Kondisi ini menandakan IHSG berpotensi kembali menguat pada perdagangan hari ini setelah sempat menyentuh area retracement pada penutupan kemarin,” tulis Reliance Sekuritas dalam risetnya. Optimisme pasar ini diharapkan dapat menjaga stabilitas pasar modal Indonesia hingga penutupan pekan ini.

[TOS]



Berita Lainnya