DISDIKBUD BONTANG

Jelang TKA dan Ujian se-Kota Bontang, SDN 008 Bontang Utara Tambah Jam Belajar Siswa

Fitriwahyuningsih — Kaltim Today 16 April 2026 12:52
Jelang TKA dan Ujian se-Kota Bontang, SDN 008 Bontang Utara Tambah Jam Belajar Siswa
Humas SDN 008 Bontang Utara, Siti Ernawati. (Fitri Wahyuningsih/Kaltim Today).

BONTANG, Kaltimtoday.co - SD Negeri 008 Bontang Utara mengambil langkah strategis dengan menambah jam belajar siswa sebagai persiapan menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan ujian tingkat kota Bontang. Tambahan pembelajaran ini difokuskan pada mata pelajaran utama yang diujikan, seperti Bahasa Indonesia, Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS).

Humas SDN 008 Bontang Utara, Siti Ernawati, menjelaskan bahwa sekolah tidak menggelar bimbingan belajar (bimbel) berbayar. Sebagai gantinya, guru memberikan tambahan waktu belajar di sekolah secara sukarela, tanpa pungutan biaya kepada siswa.

“Bukan bimbel ya, tapi tambahan belajar. Bimbel itu konotasinya kan agak negatif, karena berbayar. Jadi di kami, setelah jam pelajaran selesai, anak-anak masih dibimbing lagi oleh guru untuk membahas soal-soal yang belum mereka pahami,” ujarnya.

Ia menyebutkan, tambahan belajar ini dilakukan dengan memperpanjang waktu pulang siswa sekitar 30 hingga 45 menit, bahkan bisa lebih lama tergantung ketersediaan waktu guru. Fokus pembelajaran diarahkan pada materi yang sering muncul dalam try out serta soal dengan tingkat kesulitan yang lebih tinggi.

“Misalnya pulang jam 12.05, ini bisa sampai jam 12.30 atau jam 1 siang. Bahkan kalau gurunya berkenan, bisa lebih lama lagi untuk menggenjot pemahaman siswa,” jelasnya.

Selain itu, pihak sekolah juga rutin memberikan hasil try out kepada orang tua sebagai bahan evaluasi bersama. Setiap siswa memiliki kartu hasil yang mencatat perkembangan nilai dari beberapa kali try out yang telah dilaksanakan.

“Ada anak yang nilainya sudah tinggi, bahkan sampai 94. Jadi tidak semuanya rendah. Hasil try out itu kami sampaikan ke orang tua supaya bisa sama-sama mengevaluasi dan mendampingi anak belajar di rumah,” tambahnya.

Ernawati menegaskan, keterlibatan orang tua menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan siswa. Menurutnya, meskipun fasilitas pendidikan telah banyak diberikan secara gratis, dukungan lingkungan keluarga tetap menjadi kunci utama.

“Anak itu harus mau belajar, orang tua juga harus mendukung. Karena keberhasilan itu bukan hanya dari sekolah, tapi juga dari rumah,” tandasnya.

[ADV DISDIKBUD BONTANG]



Berita Lainnya