DISDIKBUD BONTANG
Sekolah Inklusif, SDN 008 Bontang Utara Buka Akses Pendidikan bagi Siswa Difabel
BONTANG, Kaltimtoday.co - SD Negeri 008 Bontang Utara terus membuka akses pendidikan inklusif bagi anak-anak difabel dengan mengacu pada kebijakan kuota yang ditetapkan Dinas Pendidikan. Sekolah menyediakan kuota maksimal 5 persen untuk siswa berkebutuhan khusus dalam setiap penerimaan peserta didik baru.
Humas SDN 008 Bontang Utara, Siti Ernawati, menjelaskan bahwa kuota tersebut menjadi acuan, namun jumlah siswa difabel yang diterima setiap tahun tidak selalu terpenuhi. Hal ini disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan anak untuk mengikuti pembelajaran di sekolah umum.
“Kalau kuotanya memang ada sekitar 5 persen, tapi yang diterima biasanya tidak banyak, paling satu sampai dua anak saja tiap tahun,” ujarnya.
Ia menambahkan, proses penerimaan siswa difabel tidak melalui tes khusus dari sekolah. Orang tua hanya diminta menyertakan keterangan kondisi anak, seperti surat dari psikolog atau penjelasan langsung terkait kebutuhan khusus yang dimiliki.
“Tidak ada tes khusus. Biasanya orang tua menyampaikan kondisi anaknya, ada juga yang membawa surat keterangan. Dari situ nanti kami menyesuaikan,” jelasnya.
Meski demikian, pihak sekolah tetap melakukan pemantauan setelah siswa diterima. Guru di kelas akan mengidentifikasi jika terdapat kebutuhan khusus yang belum terdeteksi sebelumnya, untuk kemudian dikoordinasikan lebih lanjut.
“Kalau di kelas terlihat ada kendala, misalnya dalam komunikasi atau belajar, wali kelas akan melaporkan. Nanti kami komunikasikan lagi dengan orang tua,” tambahnya.
Menurutnya, siswa difabel yang diterima umumnya masih dalam kategori ringan dan mampu beradaptasi di lingkungan sekolah umum. Sementara untuk kondisi yang lebih berat, biasanya diarahkan ke sekolah luar biasa (SLB).
“Kalau yang masih ringan seperti keterlambatan bicara atau komunikasi, masih bisa mengikuti di sini. Tapi kalau yang sudah berat, biasanya memang disarankan ke SLB,” tutupnya.
[ADV DISDIKBUD BONTANG]
Related Posts
- Jelang TKA April 2026, SMPN 5 Bontang Simulasikan Ujian untuk 209 Siswa
- Disdikbud Bontang Tanggapi Sorotan UMKM soal Dampak Program 19-21
- Susun Regulasi, Disdikbud Bontang Target Penyaluran Dana Pendidikan Rp1-2 Juta Mulai 2026
- Dukung Program Wajar 19-21, Disdikbud Bontang Bakal Gelar Seminar Parenting, Targetkan Ribuan Peserta
- Tahap Awal Penyaluran, Pemkot Bontang Bakal Fasilitasi 3 Ribu Tab untuk Siswa SMP









