Advertorial
Kantor Lurah Maluhu Baru Capai 80 Persen, Ditarget Rampung November 2025
Kaltimtoday.co, Tenggarong - Proses pembangunan kantor baru Kelurahan Maluhu, Kecamatan Tenggarong, terus menunjukkan kemajuan pesat. Saat ini, progresnya telah mencapai sekitar 80 persen dan ditargetkan selesai pada November 2025.
Lurah Maluhu, Tri Joko Kuncoro, menyebutkan bahwa pengerjaan struktur utama gedung sudah hampir rampung. Pihak kontraktor kini fokus menyelesaikan pekerjaan interior seperti lantai, keramik, serta finishing bagian luar bangunan.
“Pekerjaan besar seperti atap dan dinding sudah tuntas. Sekarang tinggal tahap akhir saja,” ungkap Tri Joko belum lama ini.
Pembangunan kantor tersebut menjadi salah satu proyek prioritas Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pekerjaan Umum. Anggaran yang digelontorkan mencapai Rp6,9 miliar.
Tri Joko menjelaskan, dukungan dari Pemkab Kukar menjadi kunci agar proyek ini bisa berjalan lancar. Terlebih, kantor kelurahan yang baru dinilai sangat dibutuhkan untuk memperbaiki kualitas pelayanan publik.
“Kami bersyukur, proyek ini tetap berjalan sesuai rencana tanpa mengalami pemangkasan anggaran. Targetnya, November sudah bisa difungsikan,” ujarnya.
Gedung dua lantai tersebut nantinya akan menjadi pusat pelayanan bagi warga Maluhu dengan fasilitas yang lebih tertata dan representatif dibanding bangunan lama.
Dengan rampungnya pembangunan ini, ia berharap pelayanan administrasi dan kegiatan masyarakat bisa berjalan lebih efektif dan nyaman.
“Kami ingin gedung baru ini menjadi kebanggaan warga sekaligus simbol kemajuan Maluhu,” pungkasnya.
[RWT | ADV DISKOMINFO KUKAR]
Related Posts
- Sensus Ekonomi 2026, Wabup Berau Sebut jadi Acuan Pembangunan Daerah di Bidang Usaha
- Motor Terparkir Tiga Hari di Kebun Loa Lepu, Warga Temukan Jasad Pria Tergantung
- Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, PT Berau Coal Tanam Ribuan Bibit Pohon Serentak
- Another World Cup stunner: Cape Verde gets 1st goal of tournament and holds Uruguay to 2-2 draw
- Inspektorat Kukar Selidiki Temuan BPK, Sejumlah Pihak Mulai Kembalikan Dana









