DISDIKBUD BONTANG
Keterbatasan Kelas, SMPN 8 Bontang Kurangi Jumlah Siswa Baru
BONTANG, Kaltimtoday.co - SMPN 8 Bontang memastikan untuk melakukan pembatasan jumlah murid baru tahun 2026. Hal ini dilakukan demi menjaga kenyamanan dan efektivitas pembelajaran. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Surtiti Marsudi, mengatakan bahwa keputusan ini diambil berdasarkan keterbatasan ruang kelas yang tersedia di sekolah.
"Pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ini kami menetapkan penerimaan empat rombongan belajar (rombel)," katanya, Kamis (9/4/2026).
Satu rombel sendiri maksimal terdiri dari 34 siswa. Pada tahun 2025 SMPN 8 Bontang sanggup menerima hingga lima rombel, namun saat ini kondisinya berbeda. Dirinya juga menegaskan sekolah tidak bisa memaksakan penambahan murid baru jika fasilitas yang dimiliki tidak mendukung.
"Kenyamanan dan efektivitas pembelajaran harus menjadi prioritas utama. Hal ini penting agar kualitas pendidikan tetap terjaga," ucapnya.
Saat ini jumlah ruang kelas yang tersedia hanya mampu menampung sebanyak empat rombel. Jika dipaksakan lebih, akan berdampak pada proses belajar mengajar.
Ia juga menambahkan, seluruh keputusan tetap melalui persetujuan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bontang. Pihak dinas telah melakukan verifikasi langsung ke sekolah.
"Aturan jumlah siswa dalam satu rombel juga harus kami patuhi. Dengan kondisi seperti ini, tidak mungkin untuk menambah siswa karena berisiko menurunkan kualitas belajar," pungkasnya.
[ADV DISDIKBUD BONTANG]
Related Posts
- Kendala Jaringan Warnai Uji Coba TKA di SMPN 5 Bontang
- Jelang TKA April 2026, SMPN 5 Bontang Simulasikan Ujian untuk 209 Siswa
- Disdikbud Bontang Tanggapi Sorotan UMKM soal Dampak Program 19-21
- Susun Regulasi, Disdikbud Bontang Target Penyaluran Dana Pendidikan Rp1-2 Juta Mulai 2026
- Dukung Program Wajar 19-21, Disdikbud Bontang Bakal Gelar Seminar Parenting, Targetkan Ribuan Peserta









