DISDIKBUD BONTANG

Salat Duha dan Mengaji Rutin Bersama, Cara SMPN 8 Bontang Betuk Pribadi Siswa Berakhlak dan Disiplin

Fitriwahyuningsih — Kaltim Today 10 April 2026 14:20
Salat Duha dan Mengaji Rutin Bersama, Cara SMPN 8 Bontang Betuk Pribadi Siswa Berakhlak dan Disiplin
SMPN 8 Bontang menerapkan salat duha berjamaah untuk memberikan keseimbangan aspek spiritua siswa. (Dhan/Kaltim Today).

BONTANG, Kaltimtoday.co - Sekolah bukan hanya tempat mendidikan siswa soal pembelajaran sosial dan pengetahuan alam. Lebih dari itu, juga mengajarkan pembinaan karakter sesuai dengan norma di masyarakat.

Salah satunya adalah yang dilakukan oleh SMP Negeri 8 Bontang Selatan, dengan melaksanakan salat duha dan mengaji rutin bersama oleh seluruh murid.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Surtiti Marsudi, mengatakan bahwa pihaknya terus memperkuat pembinaan karakter siswa melalui kegiatan religius di sekolah. 

"Program ini diwujudkan dengan pembiasaan salat duha berjamaah dan kegiatan mengaji secara rutin. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membentuk pribadi siswa yang berakhlak dan disiplin," katanya, Jumat (10/4/2026).

Menurutnya, pembinaan karakter tidak cukup hanya melalui teori di kelas. Tetapi harus dibarengi dengan kebiasaan yang dilakukan secara konsisten, karena jauh lebih efektif dalam membentuk perilaku siswa. 

"Salat duha berjamaah dilaksanakan setiap hari sebelum kegiatan belajar dimulai. Sementara itu, kegiatan mengaji dijadwalkan dua kali dalam sepekan dengan pengawasan guru," paparnya.

Seluruh siswa dan siswi diarahkan untuk mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab.

"Program ini dirancang untuk menanamkan nilai religius sejak dini. Selain itu, siswa juga dilatih untuk menghargai waktu dan menjalankan kegiatan secara tertib," ucapnya.

"Kedisiplinan menjadi fokus utama dalam pembinaan, setiap siswa diharapkan mampu mengikuti aturan yang berlaku tanpa pengecualian. Hal ini menjadi bagian dari pembentukan karakter yang menyeluruh," pungkasnya.

Pihak sekolah akan terus melakukan evaluasi terhadap program pembiasaan ini. Guru dan tenaga kependidikan dilibatkan dalam memastikan kegiatan berjalan optimal. Dukungan dari seluruh pihak menjadi kunci keberhasilan program.

[ADV DISDIKBUD BONTANG]



Berita Lainnya