Nasional
Menkomdigi Desak Roblox Patuhi PP Tunas, Jadi Satu-satunya Platform yang Belum Komitmen
Kaltimtoday.co - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) terus menekan platform gim Roblox untuk segera memenuhi komitmen keamanan anak sesuai Peraturan Pemerintah tentang Perlindungan Anak di Ruang Digital (PP Tunas). Saat ini, Roblox menjadi satu-satunya dari delapan platform prioritas yang belum menyatakan kepatuhan penuh.
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, mengungkapkan bahwa komunikasi dengan pihak Roblox masih terus berjalan. Pemerintah berharap platform global tersebut segera menyusul langkah perusahaan teknologi lain dalam menjaga ruang digital bagi anak.
"Roblox masih berkomunikasi dan mudah-mudahan dalam waktu dekat kita juga bisa melihat kepatuhan yang sama," ujar Meutya dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (22/4/2026).
Hingga saat ini, tujuh platform digital lainnya, termasuk YouTube, telah menyatakan komitmen penuh terhadap PP Tunas. YouTube bahkan telah memperbarui kebijakan komunitasnya dengan menonaktifkan akun pengguna di bawah usia 16 tahun di Indonesia.
Roblox sebenarnya telah melakukan sejumlah penyesuaian pada 14 April lalu, seperti meluncurkan fitur Roblox Kids dan Roblox Select. Namun, Kemenkomdigi menilai langkah tersebut belum cukup untuk memenuhi standar regulasi yang berlaku.
Meutya menjelaskan, meskipun Roblox sudah melakukan banyak penyesuaian teknis, celah interaksi dengan pengguna tidak dikenal (stranger) masih ditemukan. Hal ini dinilai berisiko bagi keamanan anak-anak di bawah umur.
"Kami belum dapat menerima proposal dari Roblox untuk menyatakan bahwa Roblox telah mematuhi (PP Tunas). Jadi artinya belum, kita tetap menilai bahwa ini belum ada kepatuhan," tegas Meutya.
Pemerintah menekankan bahwa pembatasan komunikasi dengan pihak tak dikenal merupakan tuntutan utama orang tua di Indonesia. Kemenkomdigi berkomitmen untuk terus mengawal agar seluruh penyedia layanan digital memberikan proteksi maksimal bagi pengguna usia dini.
[TOS]
Related Posts
- Pimpinan Badan Gizi Dicopot, JPPI Desak Presiden Prabowo Evaluasi Total Program Makan Gratis
- Tiga Hari Pencarian, Pemuda yang Hanyut di Sungai Melenyu Kutim Ditemukan Tewas
- Penjaringan Calon Rektor Universitas Muhammadiyah Berau Berjalan, Panitia: Wajib Mengacu Regulasi PP Muhammadiyah
- Hari Kedua Pencarian Pemuda Terseret Arus di Sungai Melenyu Kutai Timur Masih Nihil
- Jumlah Desa Belum Berlistrik di Kaltim Turun, Dinas ESDM Fokus Sasar Wilayah Terisolasi







