Balikpapan

Pasar Ramadan di Balikpapan Harus Izin ke Kecamatan, Pedagang Diimbau Sudah Vaksin Booster

Kaltimtoday.co, Balikpapan – Kurang dari sepekan, umat Islam akan menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadan. Bulan ke-9 dari kalender Hijriah ini memiliki keistimewaan, sebab merupakan bulan ampunan dan waktu untuk mendulang pahala sebanyak-banyaknya.

Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, suasana Ramadan di Indonesia tentu akan sangat meriah. Salah satu tradisi yang melekat di masyarakat seluruh nusantara ketika bulan puasa adalah adanya pasar Ramadan.

Baca juga:  Soroti Persoalan Banjir, Pemkot Diminta Perketat Pengawasan Izin Pengupasan Lahan

Pasar Ramadan akan menyajikan anek jenis makanan untuk bersantap saat buka puasa. Namun sejak pandemi Covid-19 melanda dunia, khususnya Indonesia, pergelaran pasar Ramadan harus diatur sedemikian rupa agar tak membuat penyebaran virus Covid-19 semakin meluas.

Sesuai dengan hal tersebut, Camat Balikpapan Kota, Rosahan menegaskan bahwa, keberadaan pasar Ramadhan di Balikpapan harus mendapatkan izin dari kecamatan.

“Harus mendapatan izin di kecamatan,” ujar Roshan kepada awak media.

Selain itu, ada beberapa aturan yang harus dipatuhi, di antaranya harus mematuhi protokol kesehatan (Prokes) karena masih pandemi Covid-19. Tidak menggelar pasar Ramadan di tempat-tempat yang dilarang serta tidak mengganggu lalu lintas.

“Kami arahkan tetap menjaga prokes. Mereka membuatnya tidak menganggu lalu lintas, di atas fasum-fasum yang dilarang. Banyak kaidah-kaidah yang harus dipenuhi, karena masih pandemi jadi harus kita jaga betul,” katanya.

Menurut Roshan, untuk di wilayah Kecamatan Kota, ada enam titik pasar Ramadan yang sudah mengajukan izin.

Baca juga:  Sopir Truk Demo Kesulitan Dapat Solar Subsidi, Pertamina Klaim Sudah Salurkan Seperempat Jatah untuk Kalimantan

“Ini masih proses sosialisasi, nanti akan ditinjau dari tim gabungan,” ujarnya.

Di samping itu, pihaknya juga harus menyesuaikan surat edaran dari wali kota yang masih dalam proses.

“Izin masih proses, karena sambil menunggu juknis surat edaran dari wali kota,” ujarnya

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker