Daerah
Pasca Lebaran, Pasien RSUD AWS Tembus 1.029 Pasien, Humas: Belum Ada Lonjakan Signifikan
Kaltimtoday.co, Samarinda - Usai libur lebaran, aktivitas pelayanan kesehatan di RSUD Abdoel Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda berjalan normal. Tercatat, data terakhir kunjungan pasien di rumah sakit tersebut sebanyak 1.029 pasien.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Humas RSUD AWS, dr. Arysia Andhina pada Kamis (26/03/2026) pukul 10.00 WITA.
"Alhamdulillah, sampai hari ini tidak ada lonjakan pasien yang berarti. Sebelum lebaran, rumah sakit kami menerima pasien di poli rawat jalan sekitar 1.100 hingga 1.200 orang per hari. Setelah cuti bersama usai Lebaran, jumlah pasien yang mengunjungi poli rawat jalan tercatat sekitar 1.029 pasien," tuturnya.
Terkait jenis penyakit, karena RSUD AWS merupakan rumah sakit rujukan nasional sekaligus rujukan tertinggi di Kalimantan Timur, maka variasi pasien dan penyakit sangat beragam.
Tidak ada penyakit tertentu yang mendominasi seperti hipertensi atau kolesterol secara signifikan, karena pasien yang datang umumnya merupakan rujukan kasus-kasus tertentu.
"Untuk pelayanan, kami telah menerapkan sistem pendaftaran online. Sejumlah poli juga sudah terjadwal melalui website, sehingga jumlah pendaftar cenderung stabil dan tidak mengalami lonjakan berarti," imbuhnya.
Selama periode 3–4 hari lebaran, karena adanya libur dan cuti bersama, layanan poli yang tutup dialihkan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) jika terdapat kondisi kegawatdaruratan. Namun, beberapa instalasi tetap beroperasi, seperti radioterapi, mengingat panjangnya antrean pasien.
"Terkait kebijakan kerja, tidak ada penerapan Work From Anywhere (WFA) di rumah sakit karena kami merupakan layanan publik yang harus tetap berjalan. Meskipun beberapa OPD lain menerapkan WFA hingga akhir bulan, kami tetap memberikan pelayanan secara normal," tegasnya.
Sebagai informasi, untuk ketersediaan tempat tidur pasien, tidak ada penambahan dan tetap dalam kondisi normal seperti biasa. Selain itu untuk pasien BPJS, juga tidak ada penambahan jumlah secara khusus.
"Kami tetap berupaya menjalankan pelayanan kesehatan untuk masyarakat Kaltim semaksimal mungkin pasca lebaran ini," tutupnya.
[RWT]
Related Posts
- Unmul Jatuhkan Sanksi Berat untuk Kasus Dugaan Penggelapan Dana Donasi NTT dan Sanksi Sedang untuk Temuan Botol Miras di Sekretariat BEM KM Unmut
- DPRD Samarinda Minta Inovasi Daerah Tak Sekadar Program, Harus Hasilkan PAD
- Kegiatan Pemerintah Berkurang, Kontribusi Perhotelan Samarinda Ikut Tertekan
- Taksi Berargo Bakal Hadir, DPRD Samarinda Minta Pengusaha Lokal Tak Tersisih
- From France to Albania, social unrest is setting Europe's streets ablaze








