DISKOMINFO BONTANG

Pemkot Bontang Dorong UMKM Kuliner Go Digital, 28 Pelaku Usaha Ikuti Pelatihan Digital Marketing

Fitriwahyuningsih — Kaltim Today 22 April 2026 18:57
Pemkot Bontang Dorong UMKM Kuliner Go Digital, 28 Pelaku Usaha Ikuti Pelatihan Digital Marketing
Pemkot Bontang gelar pelatihan digital marketing untuk puluhan pelaku UMKM. (Ist).

BONTANG, Kaltimtoday.co - Pemkot Bontang mendorong sektor ekonomi kreatif, khususnya subsektor kuliner, sebagai salah satu pilar ekonomi masa depan melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia berbasis teknologi digital.

Upaya tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Digital Marketing bagi Pelaku Ekonomi Kreatif Subsektor Kuliner Tahun 2026 yang digelar di Hotel Bintang Sintuk, Rabu (22/4/2026).

Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Setda Bontang, Rafidah, yang mewakili wali kota, menegaskan bahwa adaptasi teknologi menjadi hal wajib bagi pelaku usaha agar tetap mampu bersaing di pasar.

“Dengan pengemasan produk yang menarik serta strategi pemasaran digital yang tepat, kita optimistis produk kuliner Bontang dapat menjangkau pasar yang jauh lebih luas,” ujarnya dalam sambutan.

Menurutnya, kemampuan memasarkan produk secara daring kini bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan operasional bagi pelaku usaha di tengah perkembangan ekonomi digital.

Sementara itu, Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Muda Dispoparekraf Bontang, Mochammad Deddy Arianto, menjelaskan bahwa pelatihan ini diikuti oleh 28 pelaku usaha yang telah melalui proses seleksi.

“Peserta mendapatkan pembekalan intensif, mulai dari komunikasi pemasaran hingga teknik presentasi produk,” jelasnya.

Materi pelatihan disampaikan oleh narasumber profesional asal Samarinda, Hanna Pertiwi, yang fokus pada strategi pemasaran digital dan penguatan branding produk.

Selain itu, pemerintah juga mendorong pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam perancangan kemasan produk guna meningkatkan nilai jual di pasar.

“Pemanfaatan teknologi, termasuk AI, diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk lokal sehingga bisa masuk ke pasar ritel modern berskala nasional,” tambahnya.

Pemkot Bontang berharap program pendampingan ini dapat mendorong kemandirian ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan sektor ekonomi kreatif.

[ADV DISKOMINFO BONTANG]
 
 



Berita Lainnya