Kukar

Perubahan Perda PT MGRM, Pansus DPRD Kukar Minta Perusahan Berdayakan Tenaga Kerja Lokal

Kaltimtoday.co, Tenggarong – Anggota DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) bersama Perusahaan Perseroan Daerah (Perseroda) PT Mahakam Gerbang Raja Migas (MGRM), menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) finalisasi rancangan perubahan peraturan daerah (Perda) pembentukan PT MGRM di ruang Banmus, Kamis (25/03/2021).

Pada Perda sebelumnya, terdapat beberapa poin pokok yang menjadi permasalahan sebab ada pasal berpotensi bias dan multitafsir. Lantaran PT MGRM sebagai pihak pelaksana, jadi mereka tidak dilibatkan memberi masukan perubahan Perda.

Baca juga:  Rendi Solihin: Dua Desa Jadi Prioritas Rencana Pembangunan Rumah Sakit di Muara Badak

“Nah ini kami pres agar tidak ada penerjemahan yang berbeda,” tutur Ketua Pansus Rancangan Perda DRPD Kukar, Jumarin Thripada kepada Kaltimtoday.co.

Dirinya juga menekankan, setiap produk yang dikelola tidak lepas dari peraturan tertinggi diatasnya sehingga Perda perubahan dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Politisi Gerindra ini berharap, jika Perda sudah disahkan, dapat memanyungi semua kepentingan masyarakat yang berkaitan dengan tenaga kerja, agar tidak ada lagi payung hukum lain. Misalnya, ada kelompok-kelompok yang membuat kesepakatan diluar aturan yang telah ditentukan.

Tak kalah penting, pihaknya pun meminta perusahaan melibatkan tenaga lokal untuk berpartisipasi di daerahnya sendiri, sebab Perda melindungi hak-hak mereka.

Jika memang nanti ada pemilihan Direktur PT MGRM, Jumarin berpesan, siapapun yang diberi amanah memimpin Perseroda milik pemerintah. Kejadian masa lalu sebagai pembelajaran agar tak terulang kembali apalagi rekomendasi dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BKP) untuk pembenahan Perda participating interest (PI).

“Tahapan selanjutnya finalisasi, mudah mudahan cepat selesai dan segera di sah kan,” harapnya.

Baca juga:  Kisah Jumiati, Perempuan 50 Tahun Rela Jadi Badut Jalanan di Kukar Bantu Hidupi Keluarga

Di tempat berbeda, Manager HRGA PT MGRM, Wahyudi NA mengatakan, rancangan Perda dari bagian ekonomi mengusulkan kedepannya harus banyak bergerak. Awalnya hanya mengurusi PI 10℅, apabila disetujui pihaknya akan bergerak di bidang lain seperti energi dan ketahanan pangan.

“Jadi bukan migas saja. Harusnya modal yang dikasih, kita bisa menghasilkan pendapatan sehingga menambah PAD Kukar,” tandasnya.

[SUP | NON]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker