Daerah

Pinjaman Rp820 Miliar Disetujui Kemendagri, Bupati Kukar Targetkan Utang Pihak Ketiga Lunas Sebelum Lebaran

Supri Yadha — Kaltim Today 18 Februari 2026 19:50
Pinjaman Rp820 Miliar Disetujui Kemendagri, Bupati Kukar Targetkan Utang Pihak Ketiga Lunas Sebelum Lebaran
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri. (Supri/Kaltimtoday.co)

TENGGARONG, Kaltyimtoday.co - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) dipastikan segera menuntaskan kewajiban pembayaran utang kepada pihak ketiga. Hal ini menyusul terbitnya lampu hijau dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait rencana pinjaman daerah senilai Rp820 miliar kepada Bankaltimtara.

Kepastian tersebut diperoleh setelah Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, melakukan pertemuan dengan Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri di Jakarta, Kamis (12/2/2026). Pinjaman ini dialokasikan khusus untuk melunasi tunggakan pembayaran atas sejumlah kegiatan pada tahun anggaran 2025.

“Kami bertemu Dirjen Bina Keuangan Daerah untuk meminta persetujuan terkait rencana pinjaman ke Bankaltimtara guna melunasi utang kepada pihak ketiga. Alhamdulillah, dari Dirjen sudah menyetujui hal tersebut,” ujar Aulia.

Proses Administratif dan Verifikasi Pasca persetujuan pusat, Pemkab Kukar akan segera merampungkan tahapan administratif dan teknis bersama pihak perbankan. Aulia menegaskan bahwa langkah ini telah didasari oleh tahapan verifikasi internal yang ketat.

Inspektorat daerah dilaporkan telah menyelesaikan proses review untuk memastikan keabsahan pengakuan utang yang menjadi landasan pembayaran. Seluruh mekanisme penyelesaian kewajiban ini juga berada di bawah pengawasan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) agar tetap sesuai dengan koridor perundang-undangan.

Target Rampung Sebelum Lebaran Bupati optimistis sisa kewajiban pemerintah daerah kepada kontraktor maupun mitra kerja dapat selesai dalam waktu dekat. Targetnya, seluruh pembayaran sudah terdistribusi sebelum hari raya Idulfitri mendatang.

“Kami berharap sebelum lebaran seluruh proses sudah selesai. Review inspektorat hingga pengakuan utang sudah rampung. Kami berkomitmen menyelesaikan kewajiban ini tepat waktu bersama BPK,” pungkasnya.

[TOS]



Berita Lainnya