Daerah

Polisi Masih Buru Dua DPO Kasus Dugaan Bom Molotov di Samarinda

Claudius Vico Harijono — Kaltim Today 26 Februari 2026 15:53
Polisi Masih Buru Dua DPO Kasus Dugaan Bom Molotov di Samarinda
Kapolresta Samarinda, Kombespol Hendri Umar. (Vico/Kaltimtoday.co)

Kaltimtoday.co, Samarinda - Polresta Samarinda masih terus melakukan pengejaran terhadap dua daftar pencarian orang (DPO) dalam kasus dugaan persiapan bom molotov yang terjadi pada 1 September 2025 lalu. Upaya pengejaran ini masih belum membuahkan hasil yang signifikan, padahal salah satu DPO kerap terpantau beredar di Samarinda dan Jakarta.

Kapolresta Samarinda, Kombespol Hendri Umar, mengatakan tim di lapangan hingga kini masih bekerja maksimal untuk menemukan keberadaan kedua buronan tersebut.

“Tim lapangan kami masih terus bergerak, melakukan upaya maksimal untuk mencari keberadaan dua orang ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sejak dua nama tersebut teridentifikasi sebagai DPO, aparat telah melakukan berbagai langkah penyelidikan, baik secara manual maupun melalui pelacakan berbasis teknologi informasi (IT).

“Upaya lidik manual dan juga berbasis IT terus kami lakukan untuk mengetahui posisi mereka,” jelasnya.

Meski demikian, hingga saat ini keberadaan kedua DPO, yakni Andis dan Edy Susanto alias Kepet, masih belum diketahui. Tim operasional disebut masih terus melakukan pengejaran.

“Tim opsnal masih bekerja untuk bisa menangkap kedua pelaku ini,” tambahnya.

Terkait informasi yang menyebut salah satu DPO sempat terlibat dalam kegiatan tertentu, Hendri mengaku belum mendapatkan laporan detail dan akan melakukan pengecekan lebih lanjut melalui jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim).

“Nanti akan kami cek lebih lanjut melalui Kasat Reskrim untuk memastikan informasi tersebut,” pungkasnya.

[RWT] 



Berita Lainnya