Nasional

Prabowo Subianto Bangun 10 Kampus Baru, Satu Khusus Cetak Birokrat Unggul

Network — Kaltim Today 14 Februari 2026 09:56
Prabowo Subianto Bangun 10 Kampus Baru, Satu Khusus Cetak Birokrat Unggul
Presiden Prabowo. (Dok. Setneg)

Kaltimtoday.co - Presiden Prabowo Subianto mengumumkan rencana pembangunan 10 kampus baru sebagai bagian dari strategi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Indonesia. Salah satu perguruan tinggi tersebut akan difokuskan khusus untuk mencetak calon birokrat profesional di bidang administrasi pemerintahan.

Rencana tersebut disampaikan dalam forum ekonomi di Jakarta pada Jumat (14/2/2026). Pemerintah menyiapkan kampus administrasi negara guna menghasilkan generasi pemimpin baru yang mampu mengelola lembaga pemerintahan secara modern dan profesional. 

Prabowo menegaskan pentingnya regenerasi birokrasi agar aparatur negara mampu mengikuti arah pembangunan nasional. Pejabat yang tidak mampu menyesuaikan diri dengan target kinerja pemerintah akan dievaluasi dan digantikan oleh sumber daya manusia yang lebih kompeten. 

Selain bidang administrasi pemerintahan, kampus-kampus baru tersebut juga akan difokuskan pada penguatan pendidikan sains, teknologi, rekayasa, matematika (STEM), serta kedokteran. Pemerintah menilai Indonesia masih membutuhkan lebih banyak tenaga ahli di bidang teknologi dan tenaga medis, termasuk dokter spesialis dan subspesialis.

Mahasiswa yang lolos seleksi nantinya direncanakan memperoleh beasiswa penuh dari pemerintah. Selain itu, kampus baru tersebut juga akan membuka peluang kerja sama internasional dengan menghadirkan tenaga pengajar dan profesor dari luar negeri, termasuk hasil penjajakan kerja sama pendidikan saat kunjungan pemerintah ke Inggris.

Di sisi lain, pemerintah juga memberikan kewenangan kepada sejumlah lembaga strategis seperti Badan Pengelola Investasi Danantara, Badan Pengaturan BUMN, serta Kementerian PAN-RB untuk melakukan evaluasi terhadap pejabat yang dinilai tidak memenuhi target kinerja.

Pemerintah menargetkan pembangunan kampus-kampus baru tersebut dapat selesai dan mulai menerima mahasiswa pada 2028. Program ini menjadi bagian dari upaya reformasi birokrasi sekaligus memperkuat kapasitas nasional menuju Indonesia maju melalui peningkatan kualitas pendidikan tinggi. 

[RWT] 



Berita Lainnya