Daerah
Program Gratispol Belum Sempurna, Wagub Seno Aji Janji Lakukan Evaluasi
Kaltimtoday.co, Samarinda - Program pendidikan gratis (Gratispol) dari Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud - Seno Aji menjadi perhatian serius masyarakat Kaltim. Di samping sudah berdampak kepada puluhan ribu mahasiswa, namun masih ada permasalahan yang perlu menjadi evaluasi pemerintah provinsi.
Beberapa masalah yang terjadi dalam program Gratispol seperti keterlambatan pencairan, sistem, syarat kelas, hingga keluhan masyarakat soal admin yang slow respon.
Sejumlah program sudah terealisasi berkaitan dengan pendidikan gratis, kesehatan gratis, internet gratis di desa, hingga perjalanan religi gratis. Di tahun 2026, pemprov berencana untuk memperluas penerima manfaat, juga anggaran besar yang dikucurkan.
“Alhamdulillah, selama satu tahun menjabat, program-program prioritas sudah berjalan. Program pertama adalah pendidikan gratis, termasuk UKT gratis di Kalimantan Timur. Kemudian layanan kesehatan gratis melalui BPJS, serta program gratis bagi para marbot. Semua itu sudah kami laksanakan," kata Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji pada Selasa (10/02/2026).
Seno menyadari bahwa masih terdapat beberapa kelemahan dan kekurangan terhadap program yang dijalankan. Apalagi, program Gratispol juga terbilang baru dalam pemerintahan Provinsi Kaltim.
"Oleh karena itu, sistem terus kami perbaiki agar keluhan masyarakat dapat kami terima dan tindak lanjuti. Kami memahami bahwa proses ini tidak mudah," imbuhnya.
Ia menambahkan, tidak mudah untuk merealisasikan semuanya secara cepat. Tahun ini, pemprov menargetkan setidak 124 ribu mahasiswa bisa tercover oleh program Gratispol.
"Kami memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar program kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur dapat berjalan dengan baik," tutupnya.
[RWT]
Related Posts
- Rupiah Tembus Rp 18.000 Per Dolar AS, Mensesneg Sebut Pemerintah Terus Pantau dan Koordinasi Intensif
- Kejagung Ungkap Sudah Lama Pelajari Dugaan Korupsi Makan Bergizi Gratis di BGN
- Bambang Soepriyadi Kembalikan Berkas Pencalonan Ketua Demokrat Kaltim, Didukung 10 DPC
- 35 Tahun Belum Tuntas, BPKAD Kaltim Siapkan Materi Teknis ke Kemendagri Cari Solusi Status Lahan Korpri Loa Bakung
- Dinkes Kaltim Ungkap Estimasi 21 Ribu Kasus TBC Tahun 2026, Baru Bisa Jangkau 60 Persen









