HeadlineKaltimSamarinda

Retak Usai Ditabrak Dua Kapal Tongkang, BPJN Kaltim Minta Lalu Lintas di Jembatan Mahakam Dibatasi

Isran Noor: Kalau Tutup Ya Ditutup

Kaltimtoday.co, Samarinda Pilar Jembatan Mahakam diduga kuat mengalami keretakan usai ditabrak 2 tongkang bermuatan batu bara, Senin (28/3/2022).

Soal seberapa parah keretakan di pilar usai ditabrak itu, Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim Junaidi yang dikonfirmasi Kaltimtoday.co mengaku belum bisa memastikan. Meski begitu, dia minta agar dilakukan pembatasan arus kendaraan yang melintas di atas, maupun di kolong Jembatan Mahakam.

“Intinya supaya tidak ada antrean di kolong jembatan. Terlebih di atas jembatan, jangan sampai ada penumpukan,” kata Junaidi.

Baca juga:  DPRD Kaltim Minta Sanksi Tegas Diberikan ke Penabrak Jembatan Mahakam

Dia menyampaikan, pembatasan kendaraan saat ini belum diterapkan. Pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Untuk pemeriksaan sendiri, sebut dia, butuh waktu sekira tujuh hari. Selama belum ada hasil pemeriksaan, dia berharap tidak ada penumpukan kendaraan di atas Jembatan Mahakam.

“Demi keamanan apabila ada hal-hal yang tidak diinginkan,” tuturnya.

Sementara itu, Gubernur Kaltim Isran Noor mengatakan, pihaknya hanya mengikuti petunjuk dan arahan dari pihak berwenang. Jika diperintahkan untuk ditutup, maka Jembatan Mahakam usai ditabrak 2 kapal pengangkut batu bara, akan ditutup.

Baca juga:  Pilar Jembatan Mahakam Kembali Ditabrak, Polisi Buru Keberadaan Kapal dan KSOP Langsung Terbitkan BAP

“Kalau diminta tutup ya tutup. Dibatasi ya silahkan, ikut aturan saja,” kata Isran Noor.

Dia menyebut, perkara tabrakan di Jembatan Mahakam bukan lagi hal baru. Namun tak semuanya bisa terekspos dan menjadi perhatian bersama.

“Jadi ya biasa aja itu,” pungkasnya.

[TOS]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram “Kaltimtoday.co News Update”, caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker