Daerah
Seno Aji Tempuh Sidang Doktoral di Unmul, Angkat Isu Tanggung Jawab Lingkungan Perusahaan
Kaltimtoday.co, Samarinda - Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji menjalani sidang doktoral pada program studi Doktor Ilmu Lingkungan Pascasarjana Universitas Mulawarman. Ia mengangkat penelitian yang menyoroti peran tanggung jawab sosial lingkungan perusahaan terhadap perilaku ramah lingkungan dan kesejahteraan karyawan.
Wakil Rektor Bidang Akademik Unmul, Lambang Subagiyo, menjelaskan bahwa Seno Aji merupakan mahasiswa Program Doktor angkatan 2021 yang menempuh proses perkuliahan secara normal seperti mahasiswa lainnya.
“Beliau angkatan 2021 dan menjalani perkuliahan biasa. Jadi bukan baru memulai pada 2025. Semua persyaratan akademik dipenuhi dan prosesnya berjalan secara kredibel,” ujar Lambang pada Rabu (08/04/2026).
Ia menjelaskan, penelitian yang diangkat Seno Aji berfokus pada keterkaitan antara tanggung jawab sosial lingkungan perusahaan, pengetahuan lingkungan, dan kesadaran lingkungan terhadap perilaku ramah lingkungan serta kesejahteraan karyawan di sektor industri.
Menurut Lambang, kajian tersebut berkaitan erat dengan implementasi tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR). Penelitian itu juga menyoroti bagaimana program CSR dapat memberikan kontribusi nyata, baik dalam peningkatan kesadaran lingkungan maupun kesejahteraan.
Ia menilai isu lingkungan yang diangkat dalam penelitian tersebut relevan dengan kondisi Kalimantan Timur yang menghadapi berbagai tantangan dalam pengelolaan lingkungan hidup.
“Penelitian ini memberikan penguatan bahwa CSR tidak hanya menjadi program perusahaan, tetapi juga dapat membumi, memberikan edukasi kepada masyarakat, sekaligus berkontribusi pada kesejahteraan dan pembangunan lingkungan hidup,” jelasnya.
Lambang juga menegaskan bahwa proses akademik di Unmul menerapkan standar penjaminan mutu yang sama bagi seluruh mahasiswa, termasuk pejabat publik yang menempuh pendidikan di kampus tersebut.
“Baik pejabat maupun nonpejabat dalam proses akademik diperlakukan sama. Bahkan dalam sidang, pertanyaannya bisa semakin berat. Kami memiliki sistem penjaminan mutu internal dan juga pengawasan dari PDDikti,” katanya.
Ia menambahkan, selama kurang lebih empat hingga lima tahun masa studi, Seno Aji dinilai mampu menguasai konteks penelitian yang diangkat. Dalam sidang doktoralnya, terdapat tujuh penguji yang berasal dari berbagai fakultas di lingkungan Unmul, termasuk dari bidang hukum, kehutanan, dan lingkungan.
Ia juga menyambut baik semakin banyaknya pejabat daerah yang menempuh pendidikan doktoral di kampus tersebut sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Kami tentu bangga ketika banyak pejabat menempuh pendidikan doktoral di Unmul. Ini bagian dari kontribusi kami dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” ujarnya.
Ia berharap penelitian yang disusun Seno Aji tidak berhenti sebagai karya akademik semata, tetapi dapat menjadi rujukan dalam perumusan kebijakan, khususnya terkait penguatan komitmen perusahaan terhadap aspek lingkungan dan implementasi program CSR.
“Semoga hasil penelitian ini bisa menjadi pijakan kebijakan dan ditindaklanjuti dalam implementasi pemerintahan, terutama dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan hidup,” tutupnya.
[RWT]
Related Posts
- Usung Konsep Bursa Kerja Tiap Hari, Pemkab Kukar Luncurkan Aplikasi Kukar Siap Kerja
- Pagu Naik Jadi Rp150 Juta per RT, Bupati Kukar Luncurkan Program RT-Ku Terbaik
- Overkapasitas Pasien, Pemprov Kaltim Evaluasi RSUD AWS dan Siapkan Gedung Baru
- Demi Jamin Kepastian Harga Tandan Buah Segar, Dinas Perkebunan Kaltim Desak Petani Sawit Jalin Kemitraan
- Melalui Penerbangan Langsung ke Tiongkok, Ekspor Perikanan Segar Kaltim Capai 56 Ton per Bulan









