DISKOMINFO BONTANG

Workshop Film Digelar, Dispopar Bontang Ingin Pelajar Jadi Penggerak Industri Kreatif

Fitriwahyuningsih — Kaltim Today 19 Mei 2026 13:23
Workshop Film Digelar, Dispopar Bontang Ingin Pelajar Jadi Penggerak Industri Kreatif
Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dispopar Bontang, Doddy Rosdian. (Fitri Wahyuningsih/Kaltim Today).

BONTANG, Kaltimtoday.co - Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Bontang terus mendorong pengembangan ekonomi kreatif di kalangan generasi muda. Salah satunya melalui Workshop Pembuatan Film untuk Pelajar yang digelar di Gedung Mini Teater Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Bontang, Jalan HM Ardans, Senin (18/5/2026).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Neni Moerniaeni dan diikuti pelajar dari berbagai sekolah di Bontang. Workshop menghadirkan enam narasumber lokal dan nasional dari bidang perfilman, televisi, hingga penulisan naskah.

Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dispopar Bontang, Doddy Rosdian, mengatakan kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat subsektor ekonomi kreatif, khususnya perfilman, videografi, dan konten digital.

“Ekonomi kreatif ini menjadi salah satu sektor penunjang visi misi Wali Kota, terutama dalam peningkatan ekonomi dan kapasitas SDM masyarakat Bontang,” ujarnya saat menyampaikan laporan kegiatan mewakili Kadispopar Bontang, Eko Mashudi. 

Menurut Doddy, potensi talenta muda di Bontang cukup besar dan mulai terlihat dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan pada 2025 lalu, Bontang berhasil menjadi lokasi produksi tiga film televisi (FTV) yang kini telah tayang secara nasional.

“Ini menunjukkan kalau anak-anak muda Bontang punya potensi besar di bidang kreatif. Karena itu kami ingin pengembangan ekosistem perfilman ini dipelopori oleh generasi muda,” katanya.

Workshop tersebut digelar selama tiga hari hingga Rabu (20/5/2026). Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi dasar terkait produksi film dan audio visual. Selanjutnya, para pelajar akan diminta membuat video pendek yang nantinya dinilai oleh juri dan narasumber.

Menariknya, Dispopar juga akan memfasilitasi pengurusan hak cipta karya peserta sebagai bentuk dukungan terhadap kreativitas pelajar.

“Video yang dihasilkan peserta nanti akan kita dampingi untuk pengurusan hak ciptanya. Harapannya adik-adik ini bisa menjadi pelopor sekaligus inkubator subsektor perfilman dan konten kreator di Kota Bontang,” jelas Doddy.

Ia berharap workshop tersebut tidak hanya melahirkan karya kreatif, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi generasi muda di tengah berkembangnya industri digital saat ini.

“Di zaman sekarang, sambil sekolah atau bekerja itu juga bisa sambil berkarya dan berusaha. Kami ingin subsektor ini nantinya ikut meningkatkan perekonomian masyarakat Bontang,” tandasnya.

[ADV DISKOMINFO BONTANG]



Berita Lainnya